PALEMBANG –Newshanter.com, Bentrok antara dua keluarga yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia ini terjadi, minggu (8/11/2015) Jl karim kadir RT 08 RW 02 Kel Gandus Kec Gandus, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.
Menurut Keterangan Yamg dihimoun, Peristiwa tersebut berawal sekitar satu minggu yang lalu, dimana Gusti dan Ciren yang merupakan keluarga salah satu korban meninggal Tarmizi alias jack (40) tertangkap tangan mencuri ayam milik keluarga korban Tazwin (50) yang juga tewas dalam kejadian tersebut.
Kedua tersangka Gusti dan Ciren memang sudah diamankan oleh petugas, namun pertikaian belum kunjung usai lantaran kedua pihak keluarga sering terjadi keributan dan mengungkit-ngungkit masalah pencurian tersebut.
Korban Tazwin (40) warga Jl karim kadir RT 08 RW 02 Kel Gandus Kec Gandus Palembang ini mengalami luka gorok dileher dan sejumlah luka bacok Di tubuhnya,sedangkan korban Tarmizi alias Jack (50) yang tak lain tetangga yang rumahnya berseberangan dengannya, tewas saat bentrok berlangsung.
Namun pihak kepolisian belum memastikan penyebab kematian Tarmizi lantaran informasi dari pihak keluarga di lapangan, Tarmizi mengidap penyakit jantung. Kedua korban pun langsung dibawa ke RS Siti Khadijah, namum nyawa kedua korban tak dapat tertolong.
Kabag ops polres Kompol I Made Sumbawa saat di temui di lokasi kejadian, membenarkan adanya bentrokan tersebut, dan pihaknya kini tengah berkordinasi dengan pihak polsek gandus dan puluhan anggota Polresta Palembang untuk mengamankan lokasi dikarenakan kondisi di lapangan masih mencekam.
“Saat ini kita tengah mendalami kasus bentrok yang melibatkan dua keluarga ini, kedua korban kini sudah kita bawa ke RS Siti Khadijah Palembang” ujarnya.
Masih dikatakan Kabag Ops, jika bentrokan tersebut terjadi lantaran dua keluarga yang masih ada hubungan saudara ini pernah berselisih atas kasus pencurian ayam, hingga terjadi saling cekcok mulut dan menimbulkan bentrokan antara kedua belah pihak.
“Jadi, kedua keluarga ini pernah berselisih masalah kasus pencurian yang dilakukan oleh salah satu keluarga, dan meninmbulkan pertikaian dan puncaknya terjadi bentrokan hari ini” katanya.
Selain puluhan anggota yang mengamankan lokasi, Kapolresta palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto yang saat itu juga datang ke lokasi kejadian sudah bertemu dengan kedua belah pihak keluarga, dan mendatangi rumah duka, guna menyelesaikan masalah kedua keluarga tersebut yang menyebabkan dua orang meninggal.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto yang juga turun langsung ke TKP mengatakan, pihaknya sangat menyangkan dan perihatin dengan adanya peristiwa berdarah ini. Terlebih, diketahui kedua korban masih memilik hungan saudara.
“Ini kan hanya karena salah faham saja, jadi sangat-sangat disayangkan dengan adanya kejadian ini. Dan ini tentu juga tidak ada yang diuntungkan dengan adanya dua korban jiwa,” jelasnya.
Dari kejadian itu, dikatakan Tjahyono, pihaknya belum mengamankan satu orangpun yang diduga terlibat kejadian itu. Namun, untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk mengamankan situasi di sekitar TKP.
“Untuk mengamankan situasi ini, selain dari Polsekta Gandus kita juga turunkan personil dari Polresta Palembang. Bahkan, kita juga akan meminta para personil juga ikut bertakjiah di masing-masing keluaraga yang menjadi korban,” terangnya.
Sedangkan saat disinggung mengenai tindak pidananya, Tjahyono mengatkan, dikarenakan dari kedua belah pihak keluarga ada jatuh korban jiwa sehingga kemungkinan kasus tersebut akan dihentikan..(SD/NHO)





