Palembang, newshanter.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Palembang bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) kota Palembang hari ini menggelar kegiatan gotong royong di Rawasari Rukun Tetangga (RT) 38 Rukun Warga (RW) 011 Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Kemuning kota Palembang yang langsung dipimpin oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Ayu Nur Suri, S.E bersama Ketua Baguna PDI Perjuangan Kota Palembang Andreas OP, Minggu (6/11/2022).
Dikatakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Ayu Nur Suri, bahwa kami dari DPC PDIP Perjuangan kota Palembang bersama Baguna PDI Perjuangan kota Palembang melaksanakan kegiatan gotong royong bertempat di jalan Rawasari RT 38 ini.
Setelah kami semua turun langsung kelapangan, dimana kita sangat prihatin sekali dengan banjir yang berkepanjangan untuk di daerah Rawasari ini.
“Penyebab banjir ini terjadi karena disebabkan drainase yang tidak baik dan menyebabkan air tidak lancar untuk mengalir, selain itu juga banyak lumpur di dalam saluran air,” ujarnya.
Kemudian, masalah banjir ini juga dikarenakan oleh adanya salah satu hotel yang berada di jalan di dekat Rawasari ini yakni di Jalan R Sukamto yang kita lihat di sini titik ke dalaman lumpurnya sudah sangat tinggi.
Ini berarti kasus ini tidak pernah dipecahkan, kenapa dan apa, apa karena kurang memahami, padahal ini merupakan titik krusial yang berada di belakang hotel ini yang menyebabkan banjir di daerah Rawasari.
“Kita di DPC PDI Perjuangan Kota Palembang bersama DPRD Kota Palembang dari fraksi PDI Perjuangan akan melakukan langkah-langkah ke depan untuk mengatasi banjir di Rawasari ini,” ungkapnya.
Menurut Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang R M Yusuf Indra Kesuma, hari ini dilakukan gotong royong ke titik permasalahan di daerah Rawasari banjir terjadi karena sedimentasi di belakang hotel di sini.
Pihak hotel sudah ada perwakilan di sini dan berjanji akan menyampaikan langsung kepada General Managernya. Kita akan minta pihak hotel untuk peduli dengan lingkungan RT di sekitar sini dan mencari solusi untuk mengatasi banjir.
“Kita akan bicarakan dengan pihak hotel dan kalau tidak ada realisasi dari janji-janji mereka kepada masyarakat maka akan kita panggil,” katanya.
Begitu juga disampaikan Ketua BAGUNA PDI Perjuangan kota Palembang Andreas OP, dimana pada hari ini DPC PDI Perjuangan bersama Baguna PDI Perjuangan Kota Palembang melihat kelapangan di daerah Rawasari yang menjadi keluhan-keluhan daripada warga terkait terjadinya banjir di sini ini terjadi karena drainase yang jelek.
“Baguna akan bersinergi dengan RT dan RW untuk melakukan gotong royong membersihkan drainase drainase. Dimana untuk gotong royong ini akan dilakukan di 18 kecamatan di kota Palembang,” imbuhnya.
Ditempat terpisah Ketua Rukun Tetangga 38 Muhammad Zakaria, dimana kita sangat berterima kasih kepada pemerintah kota (Pemkot) dibuatkan pompa berapa pompa di 9 Ilir, itu tidak lama lagi tergenang.
Apalagi model seperti ini dilakukan kerjasama antara orang PDI Perjuangan, BAGUNA PDI Perjuangan, Pemkot Palembang membersihkan saluran sampah, sampah, lumpur, dan kita sangat berterima kasihlah.
“Dimana penyebab banjir ini memang sangat banyak, pertama memang masyarakat, kita harus taat membuang sampah, lumpur, dan memang curah hujan memang tinggi,” bebernya.
Ditambahkannya, dimana salah satu hotel yang berada dikawasan daerah, cuma yang selama ini hampir tidak peduli terhadap warga atau masyarakat disini.
Jadi mereka ini mencari makan didaerah ini, tapi benar-benar tidak peduli, sebagai contohnya kami tidak banyak-banyak meminta kepada mereka.
Dimana ada lahan parkir disana berupa tanah lapang, waktu mau 17san tidak diperbolehkan, itu belum dipakai, untuk anak-anak bermain.
“Dahulu parit, jalan diatas parit itu, dia merusaknya, benar-benar kami berkeras minta diperbaiki, diminta pasangkan lampu menyorot ke arah lorong rumah warga tidak pernah dipasangkan,” jelasnya.(ton)





