Aceh Tamiang
NewsHanter.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Kesehatan melakukan beberapa tahapan persyaratan yang dilakukan untuk memverifikasi sebuah desa menjadi desa ODF. Seperti pemberitaan sebelummya, melalui Puskesmas Rantau melakukan Verifikasi Desa ODF (Stop Buang Air Besar sembarangan), Kapus Puskesmas Rantau Abdul Hakim,S.Kep menerjunkan team handalannya yang slalu bekerja keras dan bahu membahu bersama dibantu team Bidan desa dan para kader disetiap desa masing masing untuk memperkecil angka ODF dan stanting disetiap desa dilingkungan wilayah Puskesmas Rantau dalam Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang.
Kamis (21/10/21) Kerja keras team ODF selama 5 hari membuahkan hasil, desa paya bedi Kecamatan Rantau dinyatakan lulus menjadi salah satu desa ODF, dengan bersyarat ada 8 masalah yang perlu diperhatikan lagi.
Afrinalda,SKM.MM Kasie Kesling & Kesjaor Dinas Kesehatan Aceh Tamiang mengatakan,” Apresiasi buat kampung paya bedi , dari 750 kk, 8 yang erjent permasalahannya. Harapannya masyarakat ini membuang kotorannya pempers anak di dalam toilet. Sehingga memperkecil banyaknya lalat yang bisa hinggap di makanan yang bisa berakibat timbulnya berbagai penyakit. Penyehatan air dan sanitasi bisa memperkecil angka stanting di setiap desa. Lulus 3 bulan bersyarat. Setelah 3 bulan akan diterbitkan SK ODF oleh Bupati,” ucap Afrinalda, SKM,MM
“Banyak keuntungan bagi desa yang telah terverifikasi menjadi desa ODF nantinya,” tutupnya.
Datok Penghulu Abdul Manan mengatakan,” Sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah memberikan apresiasi kepada desa paya bedi menjadi desa terverifikasi desa ODF. Tiga bulan kedepan akan kami selesaikan beberapa poin yang dimaksud tadi. Harapan kami desa paya bedi 100% memjadi desa ODF,” tutup Abdul Manan
Tahun ini Desa Paya Bedi Kecamatan Rantau melakukan Verifikasi Desa ODF , selama 5 ( lima ) hari Kegiatan verifikasi ini dikomandoi Mariani, SKM Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rantau kepada NewsHanter.com mengatakan,” kami dari tim melakukan verifikasi desa stop buang air besar sembarangan, dimana masyarakat semua nya sudah akses ke jamban sehat.” ucapnya
“Setelah di verifikasi dan 100% akses ke jamban maka desa tersebut berhak mendapat sertifikat Desa ODF yang dikeluarkan oleh Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Kesehatan. Dan alhadulillah kerja keras semua team ODF membuahkan hasil.”tutup Mariyani
Kegiatan berlangsung dengan tetap melakukan protokol kesehatan.
(SAG08)





