Di Solok 114 Jiwa Diungsikan, Bukit Putuih Longsor

Ilustrasi Longsor Solok/ foto Antara

SUMBAR.Newshanter.com, Hujan deras yang mengguyur Sumbar kembali membawa petaka. Kemarin, bencana longsor dan banjir terjadi di Kota Solok, Padang dan Agam. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini.

SEperlti lansir Padang Ekpres Di Kota Solok, Batang Binguang yang membelah empat kelurahan meluap. Sedikitnya 96 kepala keluarga (KK) atau 114 jiwa diungsikan guna mengantisipasi air bah susulan.

Bacaan Lainnya

Banjir terjadi sekitar pukul 23.00, Minggu (29/11) hingga Senin pagi. Terparah melanda Kelurahan Nanbalimo, Tanjungpaku, Kampungjawa, dan Tanahgaram. Banjir ini juga akibat meluapnya Batang Gawan yang berhulu di hutan Payo, Rimba Barantai Bukit Barisan. Tinggi air

Kepala BPBD Kota Solok, Ori Afilo, menyebut banjir sempat mencapai 10-60 cm. Sedikitnya 96 KK atau sekitar 114 jiwa terpaksa diungsikan. Kerugian sementara ditaksir Rp 500 juta.

Banjir melanda enam kelurahan di dua kecamatan, meliputi empat kelurahan di Kecamatan Tanjungharapan (Kelurahan PPA, Nan Balimo, Tanjung Paku, Aro IV Korong). Lalu, dua kelurahan di Kecamatan Lubuksikarah (Simpang Rumbio, Tanahgaram).

“Sejauh ini, penanganan darurat dan pendataan masih dilakukan BPBD Kota Solok bersama TNI, Polri, SKPD terkait, serta sukarelawan masyarakat dan independen. Berkat kerja sama ini, bencana kali ini tidak berujung korban jiwa,” ujar Ori Afflio.

Jalan Bypass Tertimbun

Di sisi lain, hhujan yang mengguyur Padang mulai Minggu (30/11/2015a ), mengakibatkan longsor di Bukik Putuih, Kecamatan Lubugbegalung. Akibatnya, dua per tiga badan jalur Bypass tertutup material longsor.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sutan Hendra mengaku mendapat laporan sekitar pukul 19.30. “Jalan tertutup rumpun bambu yang terbawa longsor dan tanah,” ujar Sutan.

Untuk penanggulangan longsor, BPBD menunggu penanggung jawab proyek pengerjaan jalan Bypass. “Pihak proyek sudah dihubungi. Sekarang sedang menunggu alat berat,” terangnya. Hingga tadi malam petugas memberlakukan jalur satu arah.

Hujan lebat juga memicu longsor di Jorong Sianok, Nagari VI Suku, Kecamatan IV Koto, Senin (30/11/2015). Lokasi longsor tepat berada di jalan raya alternatif Bukittinggi-Lubukbasung.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu, sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalan tersebut sampai siang hari.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, material longsor menutupi badan jalan lebih kurang 20 meter dengan ketinggian 4 meter. Akibatnya, kendaraan tak bisa melewati kawasan tersebut. (Padek/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *