NewsHanter.com,PEKALONGAN – Sejumlah anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, yang dibebani tugas di pengurugan lubang bekas pembangunan talud di Dukuh Jlubang, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berharap ada penambahan alat angkong dari komando, untuk mempercepat pekerjaan tersebut.
”Penimbunan lubang bekas pembangunan talud di Dukuh Jlubang ini diam-diam volumenya banyak, untuk itu perlu kiranya ada penambahan angkong supaya pekerjaan cepat selesai. Apalagi waktu pelaksanaan TMMD terus berkurang, sehingga jangan sampai nanti sampai TMMD ditutup perapian bangunan talud ini tidak selesai,” ungkap Pratu Bambang, salah satu anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan, Kamis (2/4/2020).
Sekedar diketahui, angkong, gerobak mini dari besi beroda tiga, di pembangunan Talud II, salah satu sasaran pokok TMMD reguler ke-107 Kodim Pekalongan, sangat vital. Terutama untuk melangsir tanah urug untuk menutup lubang bekas bangunan talud.
Terpisah Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno, membenarkan perlunya penambangan angkong di lokasi pembangunan talud II, Dukuh Jlubang, Desa Pantirejo itu. Keberadaan angkong itu akan digunakan untuk melangsir tanah urug.
”Penimbunan lubang bekas bangunan talud ini memang tidak termasuk dalam sasaran fisik TMMD, namun demikian demi sempurnanya hasil pembangunan talud, juga harus dilakukan,” jelas Sertu Sutrisno. (rus)





