Pelalawan Newshanter.com. Sebanyak delapan puluh orang santri pondok pesantren Manbaul Ma’arif Desa Tambak Dusun Seminai Tunggal KecamatanSenin (1/05/2018) di serahterimakan kembali kepada orang tua dilepas Bupati Pelalawan H.M.Harris. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan ini bersama rombongan disambut antusias oleh para santri dan masyarakat setempat dengan iringan musik kompang.
Disasikan Wakil Bupati Pelalawan H.Zardewan, Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Hj.Ratna Mainar Harris, Sekda Tengku Mukhlis,Ketua Himapaudi Pelalawan Hj.Ramlah Zardewan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan H.M.Rais, Ketua Dharma Wanita Pelalawan Hj.Teti Hariati Mukhlis,Ketua Yayasan Haji Muhammad Harris, Ketua KNPI Pelalawan Adi Sukemi, Para Kepala OPD,Camat Langgam Edwardo,Ketua Baznas Pelalawan,Kepala Sekolah dan Guru serta para orang tua santri Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif.
Murid yang diserahkan itu kelas IX setingkat Madrasah Tsanawaiyah (MTS) sebanya empat puluh dua orang dan kelas XII setingkat Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) sebanyak tiga puluh delapan orang.
Bupati Pelalawan H.M.Harris dalam sambutannya mengatakan perlunya ilmu agama sebagai jalan menuju kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat, dirinya juga berpesan kepada para santri untuk mengamalkan ilmu agama yang sudah dipelajari dengan sebaik baiknya agar dapat juga bermanfaat kepada banyak orang dan diri sendiri.
Ia menekankan juga pentingnya melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi di dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan global , selain itu juga sebagai orang tua Mantan Ketua Adkasi ini berpesan untuk menjalankan shalat 5 waktu, dan berbakti kepada orang tua.
Cuma 3 amal yang tidak akan pernah putus meskipun orang tersebut sudah meninggal dunia yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh. Teruslah menjadi anak dan pemuda pembela agama, nusa dan bangsa .” ucapnya.
Pimpinan pondok pesantren Manbaul Ma’arif Kiyai Samsul Makmur, dalam sambutanya mengatakan. adapun program pengajaran yang diberikan kepada santri yaitu diniyah atau pembacaan kitab usai melaksanakan shalat magrib.
Selain proses belajar mengajar para santri juga diajarkan cara berkebun,bertani serta berwirausaha agar bisa mengembangkan diri,potensi yang ada dalam diri para santri bahkan alumni santri sudah ada yang diterima bekerja di PT Riau Andalan Pulp and Paper ( RAPP )
Selain itu yang mendapat perhatian khusus dari Bupati Pelalawan dua periode ini ketika para Hafidz dan Hafidzoh membacakan surat An Naba’ ayat 1 hingga 40, sesekali tampak senyum bahagia dan haru dari raut wajah pemimpin di Kabupaten Pelalawan ini saat mendengarkan lantunan ayat suci alquran, dimana master of ceremonies (MC ) juga membacakan susunan acara dengan tiga bahasa yaitu arab,inggris dan indonesia.( rel/Dien Puga )





