Pekanbaru.Newshanter.com. Hj Iriana Joko Widodo Ibu Negara RI Rabu (29/03/2017) melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru Riau. Dalam kunjungan ke ibukota Provinsi Riau Ibu Negara beserta rombongan tiba di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 09.40 WIB, dan langsung menuju PAUD Mekar Jaya yang berada di Jalan Hang Tuah, Kota Pekanbaru.
Ibu Iriana Joko Widodo mengenakan berbusana serba putih didampingi Ibu HJ Mufidah Jusuf Kalla serta para istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja. Antara lain Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Ratna Megawangi Sofyan Djalil, Nora Tristiyana Ryamizard Ryacudu, Siti Faridah Pratikno, Endang Nugrahani Pramono Anung, Rugaiya Usman Wiranto, Salsia Ulfa Darmin, Peggy Kho Pik Hiang Lukita, Suryan Widati Muhadjir Effendy, Suzana Ramadhani Masduki, Triana Rudiantara, Endang Budi Karya, Marifah Hanif Dhakiri dan Ratnawati Setiadi Jonan.
Di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tribuana Pekanbaru, mengelar penyuluhan tentang narkoba .

Iriana Joko Widodo (Jokowi) unjuk kebolehan beraksi teatrikal saat dibujuk oleh seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Riau agar tidak menggunakan narkoba dalam “Penyuluhan Anti-Narkoba, Kekerasan Seksual dan Pornografi” untuk pelajar SMA di Kota Pekanbaru, Riau.
“Tadi siswa-siswa sudah mendapat penyuluhan anti Narkoba, kekerasan seksual dan pornografi. Sekarang saya akan memberi pertanyaan kepada siswa,” kata Iriana.
Iriana memberikan pertanyaan kepada siswa SMA 8 Pekanbaru, Syafri seputar penyalahgunaan Narkoba. “Begini pertanyaannya. Apa yang kamu lakukan saat teman dekatmu terindikasi mengkonsumsi Narkoba? Coba kamu peragakan nasehatkan kepada saya,” ujar Iriana.
“Iriana apa kabar mu? Kamu kok diam tak seperti biasanya. Hari ini penampilan mu agak berubah tidak seperti biasanya. Kamu konsumsi Narkoba ya Iriana? Tolong jawab Iriana.

Kamu jangan mengkonsumsi zat-zat berbahaya itu, karena itu akan merusak kesehatanmu,” ungkap Syafril menasehati Iriana.
Syafril pun mendapat sorakan dan tawa para jajaran isteri menteri dan ribuan siswa. Karena Syafril memanggil isteri orang nomor satu di Indonesia dengan menyebut nama.
“Sekarang kalau ada teman sebelahmu kena narkoba apa yang akan kamu lakukan? Saya yang pecandu narkoba, sini, contoh saya jadi teman duduk sebelah. Kalau pakai narkoba kan cirinya pakai pakaian gak bener ya? Jadi, apa yang akan kamu lakukan?” tanya Ibu Iriana kepada salah seorang siswa SMA bernama Fitra.
Aksi Fitra itu kontan mengundang tawa sekaligus sorakan dari sekira seribu pelajar SMA yang ada di GOR Tribuana.
“Tapi, karena kamu berubah seperti ini saya semakin aneh, apa kamu kena zat-zat narkoba? Jawab dong pertanyaan saya. Iriana kamu mengenakan narkoba ya? Terus penampilan kamu seperti ini, padahal kamu orang yang berwibawa lho,” ujar Fitra meneruskan aksinya.

“Minta uang,” kata Ibu Iriana, melanjutkan aksinya.
“Apa? Uang? Gak ada duit dong,” jawab Fitra.
“Jadi, bagaimana cara kalau teman terkena narkoba, apa nasihatnya?” tanya Ibu Iriana.
“Pertama, sikap saya sebagai seorang teman jika mengetahui teman saya menggunakan narkoba, hal yang paling utama adalah mengingatkan kepada dia agar dia sadar akan bahayanya narkoba sebelum terlambat, sebelum terjadi yang lebih lagi. Kita nasihati dia, kita rangkul dia ke jalan yang lebih baik lagi,” ungkap Fitra.
“Bagus,” demikian komentar Ibu Iriana Jokowi.
Fitra pun mendapatkan satu sepeda karena berhasil beraksi membujuk sosok Iriana tidak menggunakan narkoba.
Pelajar lain yang mendapatkan sepeda adalah Joana Nababan dari SMA Negeri 10 Pekanbaru.
“Tadi sudah dikasih sosialisasi ya? Apa yang kamu peroleh pengetahuan dari tadi? Coba sampaikan ke teman-teman,” tanya Ibu Iriana.
Joana pun berujar, “Manfaat dari tadi, itulah gunanya teman bu, seperti kita ini kita mengingatkan yang baik kepada teman-teman, bukan menjerumuskan itu sama sekali tidak boleh, tapi ke arah lebih baik supaya kita sama-sama sukses, sama-sama bersih dari narkoba.”
“Jadi mulai dari sekarang kita tanamkan dalam diri kita hilangkan narkoba, jangan pernah pakai karena akan merusak masa depan,” imbuh Joana. Ibu Iriana pun berkomentar, “Bagus, ambil sepeda.”(jack)





