BPS Sosialisasikan Sensus Ekonomi Sumsel

Newshunter.com, Palembang – Sesuai amanat undang-undang (UU) nomor 16 tahun 1997 tentang statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) berkewajiban melaksanakan kegiatan sensus ekonomi 2016 (SE) setiap sepuluh tahun sekali.

Kepala Badan Pusat Statistik Yos Rusdiansyah mengatakan, Pelaksanaan sensus ekonomi (SE) 2016 dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari persiapan listing atau pendaftaran usaha/perusahaan, pencacahan usaha mikro kecil (UMK), sampai dengan diseminasi hasil, ujarnya.

“Kegiatan listing atau pendaftaran usaha/perusahaan mencakup seluruh lapangan usaha diluar lamapangan usaha pertanian”katanya saat dialog sosialisasi hasil sensus ekonomi 2016 provinsi sumatera selatan dihotel swarna dwipa Rabu, (24/05/2017).

Lebih lanjut Yos Rudiansyah,SE.MM menjelaskan Data yang dihasilkan dari kegiatan listing SE2016 dapat memberikan gambaran secara aktual mengenai kondisi ekonomi diseluruh lapangan usaha diluar lapangan usaha pertanian.

“Hal tersebut sangat berguna bagi perencanaan pembangunan, sehingga ditunggu dan diharapkan oleh semua pemangku kepentingan,” tutupnya.

Kepala Bapedda Provinsi Sumsel, Ekowati Retnoningsih,Dalam kata sambutannya mengatakan, Data Informasi dalam perencanaan tidak lepas dari data yang di produksi oleh data BPS, hal ini mengacu pada UU 23 tahun tentang pemerintah daerah, Perencanaan pembangunan daerah di dasarakan pada data dn informasi uang di lelola daam simstem informasi pembangunan daerah

“Hanya data dari Badan Pusat Statistil (BPS)yang digunakan untuk rencana kerja pembangunan Daerah (RKPD),” Ucapnya saat menjadi saat Keynote Speaker pada

Diakui Dia, BPS Diyakini profesional dalam mengumpulkan data. Data BPS sangat bisa di mamfaat oleh beberapa kalangan seperti Akademisi, Bisnisman dan masyarakat pada umumnya serta pemerintah

“Sampai sekarang data yang digunakan oleh BPS bisa di gunakan sebagai mestinya, mudah-mudah BPS tetap Profesional dalam memproduksi Data dengan Profesional,” pungkasnya

Senada juga dikatakan guru besar unsri prof.Dr.Bernadette Robiani.M.Sc, Prosfek ekonomi nasional saat ini dipengaruhu oleh perkembangan dan tantangan ekonomi global,Pemberlakuan the asean community pada tahun 2015 misalnya, Tentu saja akan menciptakan peluang yang lebih besar bagi perekonomian nasiaonal, katanya.

“Berdasarkan lokasi kabupaten kota, kota palembang yang dominan dalam jumlah usaha 23.65 persen dan penyerapan tenaga kerja 39.65 persen,tutupnya.(nata)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *