Jakarta -Newshanter.com Ledakan terjadi Rabu (24/05/2017) sekitar pukul 21.45
di sekitar Teminal Kampung Melayu Jakarta Timur. Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, sejauh ini ada 3 korban jiwa akibat ledakan tersebut.
“Ada korban jiwa. Sesuai kondisi di lapangan, ada tiga korban yang meninggal di lapangan,” ujar Andry saat dihubungi wartawan, Kamis (24/5/2017).
Meski begitu ia belum dapat memastikan apakah tiga korban jiwa itu merupakan anggota polisi atau warga sipil. Namun, ia mengungkap, ditemukan potongan tubuh di lokasi ledakan.
“Ada yang (bagian tubuh) terputus, ditemukan salah satunya badan dan tangan yang terputus,” ucap Andry.
Terkait kondisi terkini pasca-ledakan, Andry mengatakan saat ini petugas kepolisian dari Polres Jakarta Timur dibantu dengan Gegana Polda Metro tengah menyusur ke lokasi.
“Kita belum bisa simpulkan apa penyebab ledakan ini, karena tentu Polres dengan kemampuan yang ada tengah menyusur TKP dengan pihak Gegana,” kata Andry.
Andry mengatakan, beberapa korban yang ditemukan dalam kondisi tubuh yang terputus. “Ada yang (potongan tubuh) terputus, ditemukan salah satunya badan dan tangan yang terputus,” ucap Andry.
Terkait kondisi terkini pasca-ledakan, Andry mengatakan saat ini petugas aparat Polres Jakarta Timur, dibantu dengan Gegana Polda Metro, tengah menyusuri lokasi.
“Kita belum bisa simpulkan apa penyebab ledakan ini, karena tentu Polres dengan kemampuan yang ada tengah menyusuri TKP dengan pihak Gegana,” ucap dia.
Melihat Seorang Lelaki membawa Ransel
Sementara Seorang saksi mata, Maruli Situmorang, pedagang minuman di belakang halte busway Terminal Kampung Melayu mengaku, kepada wartawan mengatakan sejak pukul 19.00 WIB melihat seorang lelaki membawa tas ransel mondar-mandir di sekitar Terminal Kampung Melayu.
“Dia sempat akan masuk halte busway, namun tidak jadi. Dia juga sempat membeli minuman di sini. Kemudianberjalan ke arah terminal Kampung Melayu,” kata Maruli Situmorang, Kamis (25/5/2017) dini hari kepada wartawan Sindonews.
Maruli Situmorang menambahkan, sosok lelaki tersebut diperkirakan berusia 30 tahun, berkulit sawo matang, dan berpostur tinggi badan sekitar 170 cm. Lelaki yang berpakaian warna hitam dan rambut agak botak ini cukup lama berada di sekitar terminal Kampung Melayu.
“Sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba terdengar ledakan keras dekat pintu masuk halte busway di sekitar parkiran motor dan toilet. Setelah ledakan, potongan kepala orang yang terlempar sampai masuk halte busway, wajahnya mirip lelaki yang dari tadi mondar-mandir di sekitar Kampung Melayu,” ujar Maruli.
(*/01)





