Baru Dibangun Sudah Bolong, Warga Curiga Kualitas Drainase Talang Tumbur Asal Jadi

Baru Dibangun Sudah Bolong, Warga Curiga Kualitas Drainase Talang Tumbur Asal Jadi

PALI, Newshanter.com – Uang Rakyat 249 Juta, Disinyalir Hasil Drainase Keropos?

Pembangunan drainase di Talang Tumbur RT 012/RW 07, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, menuai kritik tajam. Warga menduga proyek APBD 2026 ini dikerjakan (asal-asalan). Diduga dindingnya sudah berlubang dan keropos sejak awal, menandakan buruknya kualitas adukan dan lemahnya pengawasan.

“Kondisi ini kalau dibiarkan bisa picu kebocoran air ke dalam tanah, erosi fondasi, sampai struktur bangunan penahan runtuh karena tekanan air,” ungkap salah warga yang tidak mau disebut namanya, Jumat (07/8/2026).

Dugaan Penyebab: Adukan Tak Sesuai Standar

Menurut warga, ada 3 dampak fatal dari drainase rapuh ini:

1. Struktur Rapuh: Dinding keropos dan berlubang = indikasi kuat rasio semen dan pasir tidak sesuai standar.

2. Bocor ke Fondasi: Air merembes lewat lubang dan menggerus tanah di bawah jalan. Lama-lama amblas.

3. Cepat Rusak: Begitu debit air naik saat musim hujan, saluran dipastikan ambrol.

Data Proyek: Nilai Fantastis, Kualitas?

Berdasarkan papan informasi proyek:

– Kegiatan: Pengelolaan dan Pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai

– Lokasi: Pembangunan Drainase Talang Tumbur RT 012/RW 07 Kel. Talang Ubi Barat

– TA: 2026

– Nomor Kontrak: 600/071/KPA.02/PDTTRT12/SPK.PL/DPUTR/VI/2026

– Tanggal: 26 Juni 2026

– Nilai Kontrak: Rp249.175.000 Sumber dana APBD Kabupaten PALI 2026

– Pelaksana: CV. Anugerah Sultan Bersaudara

Tanggapan Pemborong

Saat dikonfirmasi awak media via whatsapp, pihak pelaksana CV. Anugerah Sultan Bersaudara, Deka menjawab singkat:

“Sebelumnya terimakasih atas informasinya ndo apa yang jadi kekurangan bakal kami perbaiki ,” tulis Deka melalui pesan singkat whatsapp Jumat (07/8/2026) pukul 18.49 wib.

Perbaikan boleh. Tapi publik berhak tanya: Kenapa harus nunggu dikritik dulu baru mau dibenahi? Di mana pengawasan teknis DPUTR selama ini?

Tuntutan Warga

Warga mendesak DPUTR PALI dan pihak pengawas turun langsung cek lapangan. Jangan sampai proyek 249 juta ini jadi “monumen pemborosan” yang ambruk sebelum 1 tahun.

Catat: Drainase bukan got biasa. Ini menyangkut keselamatan jalan dan rumah warga. Kalau dari awal sudah keropos, siapa yang akan tanggung jawab saat runtuh dan makan korban? (Snt)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *