Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka serta meresmikan langsung acara pameran produk unggulan restorasi gambut tahun 2023 dengan menyentuh telapak tangan ke LCD secara bersama-sama.
Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni “Pulihkan gambut, tingkatkan kesejahteraan” yang dilaksanakan selama dua hari yang diselenggarakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia bertempat di atrium hall Palembang Indah Mall, Sabtu (23/9/2023).
Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, kita terima kasih sekali dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI dalam memberikan dukungan penuh kepada provinsi Sumsel. Dan ini bisa menjadi lahan yang menjadi nafkah bagi masyarakat dan juga bisa musibah kalau ini tidak dikelola dengan benar.
“Maka masing-masing kabupaten/kota yang wilayahnya ada gambut, saya minta betul untuk sama-sama kita tegakkan komitmen bersama-sama,” ujarnya.
Kemudian, dimana gambut itu tetap masih bisa diproduksi, bisa jadi lahan produktif, tapi dengan tidak dirusak. Ingat permukaan air di gambut itu jaraknya sudah 70 centimeter, ini bahaya bisa menjadi rawan kebakaran, dan tentu ini sulit untuk menjadi bahan yang produktif lagi.
“Jangan ambil mudahnya saja menjadi kebun, tapi kita harus mencari solusi atau informasi akar atau gambut bisa menjadi lahan produktif tapi dengan dijadikan kebun sawit atau dirusak,” ungkapnya.
Menurut Deputi Bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan BRGM Dr Tris Raditian, S.T, M.M, kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah menyambut baik agenda pada hari ini, dan kepada aktifisan partisipan ke pameran produk unggulan hasil restorasi gambut yaitu lingkup badan restorasi gambut dan mangrove baik penugasan maupun team di 7 provinsi.
“Hari kami merasa bangga pameran ini memberikan bukti kepada kita pada upaya 8 tahun yang sudah kita lakukan sama sehingga pemprov, pihak terkait lainnya dan organisasi masyarakat yang memiliki peran dalam melihat potensi dengan tidak merusak ekosistem dilahan gambut,” katanya.
Dilanjutkannya, sebagaimana kita ketahui bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove dibentuk dalam Peraturan Presiden Nomer 120 tahun 2020. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove dilanjutkan upaya restorasi dari Badan Restorasi Gambut pada periode 2016-2020. Tahun 2021-2024 badan restorasi gambut dan mangrove memiliki tugas pokok dan fungsi memfasilitasi restorasi gambut.
“Selain itu juga, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja restorasi gambut di 7 provinsi yakni provinsi Riau, provinsi Jambi, provinsi Sumsel, provinsi Kalimantan Barat, provinsi Kalimantan Tengah, provinsi Kalimantan Selatan, dan provinsi Papua,” ucapnya.
Begitu juga menurut Koordinator TRGD provinsi Sumsel Ir H Dharma Dachlan, M.M, dimana kegiatan ini pada intinya kita akan mensosialisasikan produk-produk yang telah dihasilkan oleh kawan-kawan dari Popmas kegiatan R3 di RTG itu seperti yang kita lihat pada saat ini. Supaya kita mengharapkan untuk bisa yang ada berminat untuk pemasarannya dan lain sebagainya.
“Dimana ada 7 provinsi yakni Riau, provinsi Jambi, provinsi Sumsel, provinsi Kalimantan Barat, provinsi Kalimantan Tengah, provinsi Kalimantan Selatan, dan provinsi Papua. Kalau kelompok masyarakat banyak, tapi tergantung terhadap anggaran, itu hampir disetiap 7 kabupaten/kota di Sumsel,” imbuhnya.
Begitu juga disampaikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Dan Pertahanan Provinsi Sumsel Herdi Apriansyah, S.STP, dimana kita mendukung sepenuhnya kegiatan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI yang dilaksanakan oleh team restorasi gambut provinsi Sumsel. Jadi ini merupakan kegiatan yang kedua kali yang kita laksanakan di Sumsel.
“Ini bentuk apresiasi dari Dinas Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sumsel kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, insya Allah kedepan kita akan bekerja maksimal, saling berkoordinasi dan bahu membahu,” tutipnya.(ton)





