Agam. Newshanter.com. Ratusan warga terutama amak-Amak Jorong Lurah,Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Kota Kabupaten Agam berdemo di Kantor Wali Nagari Koto Tuo, pasalnya sumber bersih yang digunakan warga Jorong Lurah yang selama ini, pipa yang mangaliri air kerumah warga di rusak dan lomasi sumbar air tersebut di klem Oleh Warga Jorong Koto hilalang Nagari Balingka adalah tanah ulayat dari kaum suku sikumbang jorong koto Hilalang Nagari Balingka, Jumat (7/9/18) akibat dari peristiwa tersebut, seluruh Warga Jorong Lurah tidak ada pasokan air bersih sudah hampir 3 hari sebelummnya.
Aksi dari Warga Jorong Lurah tersebut dijaga aparat kepolisian sektor IV Koto yang dibantu anggota Babinsa IV Koto.
Kapolsek IV Koto Iptu Edi Yunasri SH MH mengatakan, memang pihak jorong telah membuat laporan tentang perusakan pipa saluran air bersih untuk warga lurah tersebut, sampai saat sekarang pihak kepolisian tetap melakukan pengembangan, sambil mengumpulkan data-data, seandainya memang ada unsur pidananya maka kita nantinya akan mengenakan pada pidana khusus,tapi sebelum cukup bukti kita masih memberi kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini diantara kedua belah pihak, sebab pada dasarnya kedua belah pihak ini masih bersaudara.
“Kita masih memberikan kesempatan pada kedua belah pihak untuk mencari jalan keluarnya, sebab kedua belah pihak masih bersaudara dan ini terjadi karena mis komunikasi saja,”ungkap Iptu Edi
Sementara salah seorang warga yang di temui wartawan News Hanter.com, Yeni yang juga sebagai anggota Bamus mengatakan, sebenarnya warga Jorong Lurah ini hanya sebagai korban dari ketidak terus terangan dari pengurus kampung, dan juga kami sebagai warga juga tidak pernah di kasih tau apa permasalahan yang terjadi di selama ini, akibat dari ketidak terus reterangan dari pengurus ini maka kami yang jadi korban.
Akibat dari ketidak profesional pengurus kampung selama ini dalam mengurus kampung dan pada umumnya dan masalah air ini kami warga yang tidak tau apa-apa yang jadi korbannya,”ungkap Yeni
Sedangkan menurut Wali Jorong Lurah Rahmat permasalahan ini sudah kami bicarakan dengan pihak kampung serta ke pemuka adat, dan juga dengan pihak Nagari sebelah yaitu Jorong Koto Hilalang Nagari Balingka, bahkan masalah perusakan pipa air bersih itu pun juga kita sudah laporkan pada pihak yang berwajib.
Kami dari pihak Jorong Lurah sudah membicarakan masalah ini di tingkat KAN dan Wali nagari, bahkan masalah perusakan Pipa saluran air tersebut juga sudah di laporkak pada pihak yang berwajib,ungkap Jorong Lurah Rahmat.
Walinagari Kototuo IVI Koto Agam Effendi DT Pannggeran, dikonfermasi mangatakan akan segera menindaklajuti masalah air bersih in. “Tentang sangketa ke pemilikan kita serahkan kepada ninik mamak pemangku adat atau Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang akan menyelesaikan,” kilahnya.
Ketua KAN Nagari Kototuo R DT Nangkhodo sati, mengatakan permasalahan tetang air, “kita lagi musyawarakan penyelesainya, mudah mudah ada jalan keluarnya,” ujarnya singkat.(MD)







