Padang. Newshanter.com. Tim DAMKAR Padang panjang dan BASARNAS Padang, akhirnya berhasil mengevakuasi sembilan korban yang terjebak akibat erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat. Dari Sembilan orang itu yang terakhir di evakuasi adalah Yandri asal Riau. Korban lemah karena kekurangan makan dan minum serta kaki terkilir. Ia berhsil diturunkan Selasa (06/06/2017).
Sedangkan yang lainnya berhasil di evakuasi dan dibawa turun Senin (05/06/2018) team DAMKAR Padang panjang dan BASARNAS Padang.
Menurut Sonny salah seorang Damkar Kota Padang panjang kepada News Hunter.com. terlambatnya Yandri dievakuasi karen dekat kawah Gunung Marapi masih mengeluarkan abu vulkanik dan bebatuan.”Hari Selasa Yandri baru berhasil di evakuasi . Korban lemah karena kekurangan makan dan minum serta kaki terkilir.”ujarnya.
Menurut keterangan yang diporoleh Tim gabungan dipimpin Kapolres AKBP Bayuaji Yudha Prajas. SH dan Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Nandang Dimyati Mingu Dinihari sekira pukul 02.00 meluncur ke Gunung Merapi, sebanyak 15 Orang, terdiri dari Basarnas 5 Orang, BPBD Tanah Datar 3 Orang, KPA Tungku Tigo 4 orang sebagai pemandu jalan.
Setelah Sekitar 9 jam lebih dilakukan pecarian terhadap 8 pendaki yang tersesat di Gunung Marapi akhirnya tim gabungan Polri, TNI, Basarnas, BPBD, PMI dan lainnya, berhasil menemukan dan membawa turun pendaki melalui jalur evakuasi Pariangan Senin (5/6/2017) sekitar 15.00 wib. Mereka menemukan delapan pendaki yang selamat tersebut dalam kondisi lemah.
“Alhamdulilah kedelapan pendaki yang tersesat kemarin telah berhasil kita bawa turun dengan kondisi sedikit lemah, saat ini kedelapan pendaki sedang diberikan pertolongan di puskesmas Pariangan, Tanah Datar,” jelas salah seorang anggota BPBD.(eko)





