NewsHanter.com, PEKALONGAN,- Adalah Herman (40), pedagang rambutan keliling yang sering juga berjualan di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Yang merasa iri dengan pelaksanaan TMMD Reguler ke-107/Kodim 0710/Pekalongan.
”Terus terang saya iri, kenapa Desa Pantirejo yang dijadikan sasaran TMMD Dari Kodim Pekalongan. Sebenarnya, kalau ditawarkan desa saya juga mau,” ungkap Herman warga Dukuh Banyu Mates, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen.
Kepada Tim Pendim Pekalongan, dia mengaku, meski iri cukup merasa senang dengan adanya TMMD di Pantirejo, dimana salah satunya membangun jalan di desa itu. ”Minimal setelah jalan jadi, aktifitas saya jualan rambutan di Pantirejo bisa menjadi lancar,”ungkapnya.
Namun demikian, lanjut Herman, pihaknya akan koordinasi dengan pemerintahan Desa Sambiroto, supaya jemput bola, menghadap Dandim Pekalongan, mengajukan semacam proposal, agar di tahun-tahun berikutnya TMMD dari Kodim Pekalongan diarahkan ke Desa Sambiroto. (Pendim 0710/Pekalongan)





