Dodi-lshak Terus Mengejar Elektabilitas Herman Deru

ilustrasi

Palembang, Newshanter.com- Dalam kurun waktu 4 bulan menjelang Pilkada Serentak Sumatera Seiatan, Atmosfer politik di bumi Sriwijaya terus meningkat. Manuver eIit politik dalam tahapan Pemilu Rekom, menjadikan popularitas, likeabilitas dan elektabiitas kandidat Cagub dan Cawagub saling berkejaran.

Terkini, hasil Survei Ipol Indonesia menunjukkan elektabilitas Herman Deru makin tipis selisihnya dan berpotensi dikejar Dodi Reza dan Ishak Meki.

Trend pengenalan popularitas kandidat masih menjadi aktivitas yang dilakukan oleh para calon gubernur, setidaknya hal itu bisa dilihat dari banyaknya baliho bacagub yang terpasang di sejumlah daerah.

“Aksi marathon melakukan publikasi besar-besaran ini mengindikasikan bahwa kandidat masih belum mendapatkan tempat di masyarakat. Mereka mungkin visible (terlihat) namun belum available (hadir),” kata Petrus Hariyanto, CEO IPOL Indonesia, saat Jumpa Pers Rilis Pillkada Serentak di Sumatera Selatan 2018, Minggu (29/10/2017).

Dikatakan dalem rentan waktu 10 -20 Oktober 2017, IPOL Indonesia melakukan Survei / jajak pendapat dan sosialisasi pengenalan kepada warga sumatera Selatan. Hasilnya menunjukkan Responden yang mengetahui tentang kandidat masih di dominasi oleh foto di Baliho sebanyak 32,5 persen. Pada sesi pertanyaan tentang siapa yang bakal maju di Pilgub Sumsel. Publik masih menyebut nama-nama lama seperti Herman Deru, Ishak Mekki. Nama Dodi Reza dan Aswari juga disebut oleh publik, karena mengetahui keduanya Iewat baliho yang terpasang.

“Popularitas Kandidat menjadi point panting survei karena IPOL memandu figur. Hasilnya, Ishak Mekki menduduki popularitas teratas, disusul Herman Deru, Dodi Alex Reza, Syahrial Osman, Aswan dan Giri Ramanda,” sambungnya.

Sementara itu, tingkat kesukaan publik terhadap kandidat di dominasi oleh Herman Deru, disusul Aswari, Syarial Oesman, Dodi Reza, Edy Santana, Ishak Mekki. Lalu, Giri Ramanda, Susno Duadji, Mawardi Yahya, Mularis Djahri dan Antasari Azhar.

“Jika dilihat dari hasil survei, popularitas lshak Mekki cukup tinggi namun tingkat keterpilihan jauh di bawah kandidat Iain. Potensi kemunculan kandidat baru juga sangat tinggi, nama Aswari dan Dodi Reza menjadi sosok yang disukai publik, namun elektabilitasnya masih rendah,” lanjutnya.

Masih menurut Petrus, jika Pilgub digelar hari Ini, siapa yang menang? Pertanyaan lni dijawab publik dengan memilih Harman Deru sebanyak 15 persen, disusul Dodi Reza, 13.37 persen. Lalu, lshak Mekki 11.09 persen, Aswari 7.65 persen, Syahrial Oesman 4,45 persen dan Giri Ramanda 3.23 persen.

“Potensi publik yang belum menentukan pilihan masih sangat tinggi, sebesar 14,13 persen, tidak memilih 7.33 persen, sedangkan yang masnh morahaslakan prlrhan sebesar 2.31 persen,” ulasnya.

Diketahui, survei ini digelar di 17 Kabupaten Kota di Sumsel, dengan sampel 800 responden, Metode Multistage Random Sampling dan memiliki Toleransi Kesalahan (Margin of Error MoE) Sekitar 3,46 persen pada Tingkat Kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai Iewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh Team Leader dan QC Officer dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check) ata melaiui telepon, dalam quality control tidak diperkenankan ditemukan kesalahan berarti.

“Witnesses dilakukan oleh Team Leader untuk mendampingi pewawancara secara random sebesar 10 persen,’ pungkasnya. (DS)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *