PALEMBANG -Newshanter.com. Kasus pembunuhan menimpa Minggu Burhanudin (29), warga Jalan Tombak Kelurahan 20 Ilir D II Kecamatan Kemuning, mantan dosen ditemukan tewas tergeletak di kawasan Cinde beberapa Selada waktu lalu. Jajaran polresta Palembang akhirnya berhasil menangkap pelaku. Marie Al Akrof (17), warga Jalan Cinde Welan berhasil diamankan anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang saat ia berada di kawasan komple PS Mall, Rabu (6/9/2017) siang.
Marie merupakan pelaku tunggal kasus pembunuhan dan perampokan yang dialami oleh pegawai Waskita. Tak hanya menghabisi nyawa korban, Mariepun mengambil handphone (hp) dan menjualnya.
Menurut pengakuan Marie Al Akrof (MA), aksi yang dilakukannya itu berlangsung secara spontanitas.
Pada saat kejadian ia sedang terlibat keributan dengan seseorang di jalan di kawasan Cinde.Kemudian di saat bersamaan korban melintas dengan kecepatan tinggi sehingga pelaku mengira Minggu adalah musuhnya.
“Saya kira korban adalah musuh yang ribut dengan saya di jalan. Lalu dengan spontan saya tusuk dia dengan pisau cutter,” ujarnya saat diamankan di Polresta Palembang.Dengan kondisi tubuh lemas karena banyak darah yang bercucuran kemudian korban terjatuh.
Dalam keadaan terjatuh lalu pelaku kembali menusuk korban hingga berkali-kali yang menyebabkan Minggu tewas di tempat.”Badannya lemas setelah saya tusuk sekali. Saat dia terkapar lalu saya tusuk berkali-kali,” ujarnya yang pelajar SMK N di kota Palembang,
Usai membunuh korban, kemudian pelaku dengan santai menuju dermaga Sungai Musi untuk membuang pisau cutter yang digunakan untuk menghabisi nyawa manajer K3 waskita karya tersebut.
Tak hanya melakukan penusukan hingga membuat korbannya tewas, MA juga kemudian mengambil handphone milik korban dan menjualkannya kepada seseorang. “Sudah menusuk korban besoknya saya sekolah seperti biasa. Hp saya jual Rp 1,7 juta. Uangnya sudah habis saya jajankan,” ungkapnya
Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menerangkan setelah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat sedang magang di salah satu mall Palembang. Untuk motif yang dilakukan pembunuhan dengan perampokan.
Atas ulahnya pelaku dijerat pelaku dikenakan pasal 351 dan 365 ayat 3.”Pengakuan tersangka salah sasaran. Untuk pelaku dipastikan hanya satu orang. Selanjutnya akan kita lakukan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.
.
Mantan Dosen ditemukan Tewas di Pasar Cinde
Seperti beritakan sebelumnya, Usai mengikuti diklat di salah satu hotel di Kota Palembang, ia ditemukan tewas bersimbah darah di dekat ruko belakang bioskop Cineplex, Jalan Raden Muhammad, RT 10 A, RW 3 i, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang, Senin (28/8/2017).
Warga Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang ini ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi luka tusuk di sekujur tubuh bagian belakang. Belum sempat pulang ke rumah, korban justru ditemukan sudah tewas oleh satpam Cineplex dengan posisi tertelungkup dan masih menggunakan helm.
“Dia ini tadi izinnya ikut diklat.
Dan besok itu pelatihan terakhirnya,” ujar kakak kandung korban, Maspari, saat ditemui di Instalasi Menurutnya, selain pernah bekerja sebagai dosen, adiknya sehari-hari juga bekerja sebagai manajer di salah satu perusahaan kontraktor.Pihak keluarga mengetahui hal ini dari rekan Minggu yang memberikan kabar duka tersebut.(ts/fil)





