Sumbar.Newshanter.com.-Bus Putra Pelangi jurusan Jakarta- Padang, Jumat (27/01/2017) subuh sekitar pukul 05.15 WIB, terjun kedalam jurang sedalam 10 meter di Ladang Padi, Lubuk Kilangan, Kota Padang.Sumbar.Akibatnya kecelakaan itu sebanyak 12 penumpang mengalami luka luka dan patah kaki. 5 diantaranya mengalami luka berat.
Menurut keterangan yang dihimpun, Bus Putra Pelangi nomor polisi BL 7307 AK dikemudikan Ibrahim, 45 , warga Aceh membawa 15 penumpang dari Kota Jambi menuju Kota Padang.Setelah masuk perbatasan antara Kota Padang dengan Kabupaten Solok, keadaan bus terkendali bahkan laju bus pun saat penurunan dan tikungan tajam juga terlihat santai.
Tetapi ketika melintasi KM 20 dengan penurunan dan tikungan berbahaya, sang sopir diduga mengantuk tidak menguasai medan. Akibatnya, bus tersebut berguling sebanyak dua kali dan berdiri setelah tersangkut sebuah dahan pohon di dalam jurang sedalam 10 meter.Bus tersebut bagian depannya hancur, dan semua penumpangnya terjebak di dalam bus itu.
Dibantu warga, pihak kepolisian mengeluarkan satu per satu penumpang dalam keadaan luka dan langsung dievakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Dalam peristiwa itu, sang sopir sempat melarikan diri tetapi beberapa menit kemudian berhasil ditangkap Kapolsek Lubukkilangan Kompol Ediwarman dibantu unit satuan Brigade Motor (BM) Polisi Lalu Lintas Polresta Padang.
Sementara menurut warga 44, yang tinggal di dekat peristiwa itu sedang asyik duduk di rumah, mengaku mendengar suara gemuruh yang keras sekali dan melihat bus masuk jurang.
“Saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Luki. Beberapa menit kemudian barulah polisi datang dan kami pun bersama-sama mengevakuasi penumpang yang berada di dalam bus itu,” ujarnya.
Pengakuan sopir kepada Padang Ekspres (Jawa Pos Group), mengaku masih santai mengemudikan bus saat tiba di penurunan Sitinjaulaut. Saat tiba di lokasi kejadian, matanya agak melek. Dalam sekejap bus langsung oleng dan tak terkendali.
“Saya banting stir ke kanan, karena ke kiri banyak rumah orang. Sebelum mobil berhenti, bus yang saya kemudikan berguling sebanyak dua kali. Untung ada pohon yang menahan bus ini. Saya pun keluar dan lari ke pool di Cengkeh. Beberapa jam kemudian saya dijemput polisi dan dibawa untuk perawatan karena kepala saya juga luka,” ungkapnya.
Sedangkan Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Hamidi,saat ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap jatuhnya bus nahas tersebut, tambah Kompol Hamidi lagi.
Adapun 12 korban yang mengalami luka luka serta patah tulang kaki, masing masing adalah, Dwi Yuniarti (34), Sherina (12), Heru (25), Desmawati (50), Mia (20), Ririn (19), Rosmenda (41), Ariandi (38), Tedi Ashariadi (26), Lismawati (58), Anto Leo.Semua korban di rawat di RS. PT Semen Padang. Sementara pembiayaannya dijamin oleh Rasa Raharja.(PE/Han)





