23 Stand Mengikuti Bazzar Klaster MANTRIKU #3, Ini Disampaikan CEO Regional BRI Palembang

Palembang, newshanter.com  – Kondisi masa Pandemi covid-19 memberikan dampak perekonomian dan sektor usaha mengalami penurunan yang sangat signifikan dari berbagai aspek kehidupan. Dampak ini juga dirasakan oleh para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UKM/UMKM), dimana secara nasional penyumbang PDB terbesar ada disektor ini, demikian diutarakan oleh CEO Regional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Palembang Anto Arionto saat diwawancarai usai pembukaan Bazzar Klaster MANTRIKU ,#3 di atrium OPI Mall Jakabaring Palembang, Jumat (3/12/2021).

Dikatakan Anto Arianto, bahwa hari ini kita menggelar acara Bazzar Klaster MANTRIKU #3, dimana kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai hari ini dan berakhir pada hari Minggu nanti. Adapun peserta Bazzar yang mengikutinya ada dari Otoritas Jasa Keuangan Regional VII Palembang, BRI Regional Office Palembang, Perusahaan Terbatas (PT) Pegadaian Kantor Wilayah Palembang, Perusahaan Permodalan Nasional Madani, Gojek Tokopedia (Goto), Klaster Jamu Bintara (binaan BRI Unit M Isa), Klaster Kopi Doesoen (binaan BRI Kantor Cabang A Rivai), Klaster Nanas (binaan BRI Kantor Cabang Abunjani Sipin), Klaster Hdyroponik Center (binaan BRI Kantor Anak Cabang Sekayu), ujarnya.

Kemudian, bukan hanya itu saja ada Klaster Kampung Kreatif Kampung Sayur Cempako (binaan Unit Ilir Barat II), Klaster Keripik (binaan BRI Kantor Cabang Muara Enim), Klaster Kemplang (binaan BRI Unit Simpang Pebem), Klaster Pempek 26 Ilir (binaan BRI Unit Merdeka), Klaster Sentra Tenun Tuan Kentang (binaan BRI Kantor Cabang A Rivai), Klaster Erlita Songket (binaan BRI Kantor Cabang Kayu Agung), Klaster Rotan (binaan BRI Kantor Cabang Muara Bulian), Klaster Kopi Serampas (binaan BRI Kantor Cabang Bangko), Klaster Kopi Pahit Lidah (binaan BRI Kantor Cabang Pagar Alam), Klaster Alas Kopi (binaan BRI Kantor Cabang Pagar Alam), Klaster Kopi Bola Dunia (binaan BRI Kantor Cabang Lahat), BRIilllanprenuer Vinto Craft (binaan BRI Kantor Cabang Muara Bungo), Bunda Raya (UKM binaan kantor cabang A Rivai), dan Bakso Midun (UKM binaan Kantor Cabang Sriwijaya, ungkapnya.

Masih menurutnya, dimana kegiatan ini kita kasih nama Bazzar MANTRIKU yang rutin kita laksanakan sebulan sekali untuk mengupayakan untuk mengangkat kembali moral teman-teman pelaku UMKM yang kemarin sempat terpuruk ketika Pandemi Covid-19. Kita bantu mereka agar bisa mengangkat lagi daya jualnya supaya juga meningkat kelas, mungkin kemarin mereka UMKM kecil, sekarang bisa menengah sehingga bisa sampai ke ekspor.

“Dimana kita melakukan dengan cara Bazzar atau pameran seperti ini supaya mereka bisa tampil orang-orang dari berbagai daerah dan berbagai wilayah bisa tahu, bahwa ada produk disini sehingga nanti bisa dikoneksikan,” katanya.

Lanjutnya, sebenarnya ini bagian dari upaya kita untuk membangun ekosistem keuangan dan inclusi keuangan. Disini kita bina mereka, tidak hanya sekedar diberi kasih modal, tetapi juga mengadakan pelatihan, dan membentuk Klaster sehingga terjadi inklusi keuangan.

“Dalam hal ini juga kita bekerjasama dan kebenaran BRI sudah bergabung juga dengan Pegadaian dan PNM, kita kembangkan terus, kita cari, kita gali Klaster Klaster besar di daerah-daerah, kita selain kasih modal, kita ajarin bagaimana mengemas, bagaimana menjualnya, kita carikan juga buyer-buyer dikota-kota lain,” bebernya.

Masih sampaikannya, karena BRI kebetulan jaringan sangat luas, dengan jaringan luas begini justru kesempatan bagi kita untuk bisa mengembangkan ini, jadi kita konekkan nasabah satu dengan yang lainnya. Misalkan dari Palembang punya penghasil pempek, kita bawa ke Jakarta, kita bawa ketempat tingkat yang lebih tinggi.

“Begitu juga yang disampaikan oleh pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya, dimana sejalan dengan keinginan kita, yakni kita ingin mengembangkan desa-desa yang ada, karena potensinya sangat banyak disana,” imbuhnya.

Ditambahkannya, salah satu bentuk komitmen BRI dalam membantu dan memberdayakan para UKM, UMKM, adalah bentuk ecosystem Klaster usaha. Dalam rangka mempertahankan survival dan sustainabilitas UKM, BRI juga berkomitmen memberikan bantuan pembiayaan modal melalui Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kepada para UKM, UMKM.

“Tahun 2021 tumbuh sebesar Rp 9 Triliun, semangat penyaluran pertumbuhan KUR tersebut diimplementasikan kesemua unit kerja binaan BRI Regional Palembang dengan slogan “Pulang Kerumah” yang artinya BRI kembali pada Core Bussiness dan BRI kembali pada Kitahnya,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *