
AGAM, Newshanter.com – Satu orang siswi dari 9 korban yang hanyut ditelan air bah di Objek Wisata Pemandian Tamiang Tigo, Jorong Nagari Malalak selalatan Kecamatan Malalak, Agam, Kamis 15 Oktober 2015 sekitar pukul 17.30 WIB ditemukan oleh tim pencari dalam keadaan meninggal.
Tim pencari yang berasal dari BPBD Agam, PMI, Muspika, relawan dan masyarakat yang melakukan pencarian sejak sore hingga malam itu menemukan jasad satu orang siswi yang kemudian diketahui bernama Monalisa Hayati (17) alamat Padusunan Pariaman dalam keadaan tak bernyawa lagi.
Siswa yang berasal SMK Pariaman dan SMA Global dan berjumlah 9 orang siswa tersebut dilaporkan hanyut ditelan air bah sore tadi saat mereka tengah berada di Objek Wisata Pemandian tamiang Tigo, diduga karena cuaca hujan lebat disertai air bah yang membuat para siswa ini terombang -ambing dan terpisah satu sama lainnya.
Siswa-siswa yang berasal SMK Pariaman dan SMA Global dan berjumlah 9 orang siswa tersebut dilaporkan hanyut ditelan air bah sore tadi saat mereka tengah berada di Objek Wisata Pemandian Tamiang Tigo .
“Saat ini kami tim gabungan berhasil menemukan 8 orang siswa yang diduga hanyut ditelan air bah dalam keadaan selamat, namun 1 orang siswi atas nama Monalisa Hayati ditemukan meninggal,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Yunaidi Sikumbang pada GoSumbar.
Yunaidi juga mengatakan, setelah menemukan 9 orang siswa itu, hingga malam ini, kami juga mendapat informasi masih ada 2 orang lagi yang hilang tapi bukan dari kalangan pelajar mungkin pengunjung lain atau masyarakat setempat, ungkap Yunaidi.
Kronologis
Sementara itu kronologis pencariam menurut Yunaidi kepada Newshanter.com, Jumat (16/10/2015), kronologis, korban pergi mandi ke Tamiang Tigo jorong nagari Malalak Selatan, Kec. Malalak, sekitar jam 17.00 hujan lebat, dan ada air bah , korban terbawa arus 500-1 km , korban terpencar, dan dpt ditemukan 6 orang, dan 3 orang terus di cari, ternyata 2 org ditemukan dan 1 perempuan masih dicari ternyata monalisa 17 thun ditemukan tidak bernyawa lagi, dan terus dievakuasi,,saat ini masih dibawa keluar dan ambulan sdh menunggu di luar dg jarak hampir3 km.untuk diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara pencarian pertama dimulai dari talago menyisir ke atas , maka dpatlah satu persatu korban 8 orang selama
Sementara itu Menurut Humas Polres Agam, Personil Polsek IV Koto Polres Bukittinggi di pimpin Kapolsek IV Koto bersama BPBD Agam, mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian, kemudian ditemukan korban sekitar 100 meter dari lokasi terseret arus dalam keadaan sudah meninggal dunia, korban dievakuasi brs masy bantu cari korban, upaya evakuasi, dibawa ke Puskesmas Malalak untuk di visum. Dari hasil pemeriksaan tidak terdapat tanda- tanda kekerasan dan korban kemudian di serahkan kepada keluarga.
Ini nama-nama siswa yang hanyut ditelan air bah di Objek Wisata Pemandian Tamiang Tigo, Jorong Nagari Malalak selalatan Kecamatan Malalak, Agam yang diperoleh GoSumbar dari BPBD Agam.
1. Yesi Novita Ananda (17) alamat Koto Mandakek Padang Pariaman
2. Waldi Novita (17) alamat Padusunan Pariaman
3. M Reda (18) alamat Jati Hilir
4. Adi (17) alamat Sei Laban
5. Jupri Gusnaldi (23) alamat Pasar Barangan
6. Sri Novita (17) alamat Rawang
7.Ismayeni (17) alamat Padusunan Pariaman
8. Randu (17) alamat Sei Laban
9. Monalisa Hayati (17) alamat Padusunan (meninggal)
.(GRC/NHO)






