PADANG, Newshanter.com – Hujan deras yang menguyur kota Padang Sumatera Barat, Hingga berapa ruas jalan mengalamibanjir dan longsor, seperti halnya jalan jalur Padang-Jambi lewat Solok menganlami longsor.
Kini petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pekerjaan Umum mulai membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan jalur Padang-Jambi lewat Solok meski di tengah guyuran hujan.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuang material longsor berupa tanah disertai pohon kayu yang diperkirakan mencapai 500 meter kubik.
Kepala Seksi Pekerjaan Umum Kota Padang Syamsurinal saat ditemui di lokasi longsor, Rabu malam, menjelaskan bencana longsor terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan laporan, satu sepeda motor dan truk terseret ke dalam jurang di kawasan itu, namun korban jiwa belum diketahui hingga pukul 21.00 WIB.
Antrean panjang kendaraan yang memadati jalan lintas nasional rute Kota Padang-Jambi lewat wilayah Solok itu sempat menyulitkan petugas dalam mengerahkan alat berat ke lokasi longsor.
“Namun untuk material longsor berupa pohon kayu yang tumbang ke badan jalan sudah dibersihkan petugas BPBD dan Satpol PP, semoga upaya pembersihan material tanah dapat cepat teratasi,” kata Syamsurinal.
Bencana tanah longsor yang melumpuhkan akses transportasi di kawasan Lubuk Paraku, Padang, terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kota Padang dan sekitarnya sejak Rabu sore.
“Kami hingga kini belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa atau kendaraan yang tertimbun pada titik terjadinya tanah longsor, namun material longsor menimbun badan jalan,” kata petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang Deni Nasution dikonfirmasi wartawan di tempat kejadian peristiwa, Rabu malam.
Ia mengatakan upaya yang dilakukan saat ini fokus pada pembersihan material longsor yang menutup badan jalan sehingga akses lalu lintas dapat kembali normal.
Secara terpisah, salah seorang pengemudi Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Family Raya rute Padang-Jambi Irul (43) mengatakan armadanya kini menempuh jalur Solok-Padangpanjang, karena sudah mendapatkan informasi antrean panjang di kawasan jalan Sitinjau Luat.(Sumber: ANTARA)




