CABUP ROSMAN MALOMO KAMPANYE DIALOGIS DENGAN MASYARAKAT JL. SEDERHANA

 

Tembilahan newshanter.com – Calon Bupati Inhil H. Rosman Malomo nomor urut 1 berkunjung sekaligus bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat JL. Sederhana, Jum’at (16/2/2018) malam bertempat di Salah satu rumah warga.
Silaturahmi yang di laksanakan Cawabup Rosman turut di hadiri, Pemuka Agama, tokoh Masyarakat, Ketua RT Jl.Sederhana.

H. M. Akil selaku Tuan rumah sangat berterimakasih banyak atas kehadiran H. Rosman malomo Cabup nomor urut 1 di Jl. Sederhana dikediaman kami yang begitu sederhana ini.
“Sebuah kebahagiaan yang sangat luar biasa dengan kunjungan dan silaturahmi H. Rosman Malomo dan masyarakat di jln. Sederhana di kediaman kami untuk mempererat kekeluargaan dalam mengahadapi pilkada nantinya. ”

 

Sementara itu Sambutan Calon Bupati (Cabup) Inhil H. Rosman Malomo mengatakan, sangat berterima kasih atas sambutan ini oleh masyarakat di Jl. Sederhana. Beliau, juga menyampaikan “hampir 350 ribu hektar perkebunan kelapa di inhil ini, dan berkisar 1.500 hampir di katakan rusak yang di sebabkan beberapa faktor dan penyebab kerusakan perkebunan tersebut perlu mendapat perhatian penuh untuk perbaikan dikarenakan hampir semua masyarakat bermukim di perkebunan dan pertanian. ”
Beliau menambahkan, kerusakan itu berawal dari beberapa masalah yang diantaranya, jebolnya tanggul, saluran kurang berfungsi, Karna bisa jadi perkebunan kelapa tersebut umurnya sudah tua, oleh sebab itu perlu adanya program peremajaan.
Pasangan Cabup & Cawabup No 1 yang berselogan “SEMARAK” ini Jika di beri kesempatan untuk mempin inhil ini ada tiga rantai yang harus di perbaiki diantaranya adalah pertama perkebunan, pendidikan, transportasi.

Terakhir Beliau menyampaikan Perkebunan kelapa ini yang sangat perlu perhatian penuh karena peningkatan volume buah kelapa yang harus meningkat sebab jika volume buah kelapa menurun maka apa ingin di ekspor dan di kelola jika tidak ada perhatian untuk perbaikan kebun-kebun kelapa yang ada di Inhil dan jika bercerita tentang pertanian tentu itu adalah hasilnya padi dan jagung, sedangkan saat ini harus di jadikan perhatian penuh sebab ada beberapa masyarakat mengalih fungsikan lahan sawah itu sendiri karena kita adalah sebagai titik pandang lumbung beras.

Dedi – NHO

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *