Waspada Tiga Daerah di Sumsel Berpotensi Dihantam Banjir Bandang

Waspada Tiga Daerah di Sumsel Berpotensi Dihantam Banjir Bandang
kolam retensi di simpang polda palembang/ foto net

PALEMBANG — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel memprediksi sedikitnya ada tiga daerah di Sumsel berpotensi dapat terjadinya bencana banjir bandang.

Kepala Dinas PU Pengairan Sumsel, Syamsul Bahri mengatakan, potensi ini terjadi karena kondisi alam di daerah tersebut. Selain itu, tiga daerah itu juga berpotensi terjadinya longsor.

Read More

“Selain 3 daerah tersebut yang sangat rawan terjadinya longsor seperti Pagaralam, Musirawas dan beberapa daerah lainnya di Sumsel,” ungkapnya usai paparan Gubernur Sumsel pada Press Conference Akhir Tahun 2015 di Hotel Arista, Selasa (29/12/2015).

Karena itu, dirinya terus menghimbau di musim hujan saat ini agar selalu berhati-hati.

Syamsul Bahri juga menambahkan, untuk menghadapi musim penghujan saat ini, pihaknya telah membuat 5 kolam retensi yang terletak di Ernaldi Bahar dan Gandus.

“Di Ernaldi Bahar itu ada 4 kolam retensi, sedangkan di Gandus hanya 1 kolam retensi,” terangnya.

Menghadapi musim penghujan ini juga, lanjut Syamsul, pihaknya meminta masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, drainase harus dibersihkan, dan tanam pohon di lingkungan rumah.

“Jika ini dilakukan maka drainase pun akan lancar guna meminimalisir tergenangnya air,” jelasnya.

Untuk rumah pompa, dirinya menerangkan sejauh ini masih tetap berjalan dan dalam proses lelang sedangkan untuk pembangunan fisik akan dilakukan tahun depan.

“Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk pembebasan lahan sendiri saat ini sudah hampir selesai,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya rumah pompa ini dapat menanggulangi tergenangnya air di beberapa titik diantaranya, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Mayor Ruslan, Polda dan beberapa titik lainnya.

“Di tahun depan, kami juga akan menambah 4 kolam retensi di Arafuru, Dwikora, Soekarno Hatta dan di Talang Betutu. Kami juga akan membuat irigasi dengan total dana Rp 11 miliar,” tandasnya.(sp/FIL)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *