Muba ,Newshanter,Com- warga Lalan mengeluh sering padamnya suplai energi listrik di daerah mereka, dan bisa berakibat rentannya kerusakan peralatan eletronik seperti televisi, radio dan komputer.
” ironisnya dalam suasana malam takbiran menyambut Hari raya Idul Fitri 1436 H saja mati, , bahkan dalam waktu yang lama sampai sekarang belum hidup juga . kalau begini terus bisa rusak peralatan elektronik kita,” kata Basirin ketua kelompok tani sri rezeki, warga Rt.08 rw. 03 desa suka Jadi (P.6), Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin.kemarin ( 20/7/2015)
Menurut dia, apalagi dalam bulan suci ramadhan ini, pihak PT PLN Lalan selalu melakukan pemadaman, sehingga warga yang mau menyiapkan masakan untuk berbuka dan sahur jadi terhambat.
Hal yang sama dikeluhkan Teguh , Kepala Desa Purwo Agung (P.2) bahwa sudah sejak lama warganya mengeluhkan pelayanan PLN Lalan hidup secara bergilir 2 malam padam 1 hari hidup. Hal ini sudah berbulan-bulan . Dan selama dalam bulan suci Ramadhan ketika mau berbuka jam 06:00 sore hidup jam 11:00 malam mati, dan waktu saur hidup jam 03:00 sampai jam 06:00 mati lagi
“ Ya, sepertinya pihak PLN ini tak perduli dengan keluhan warga,” kata Teguh dengan kesalnya.
“ jadi keberadan PLN di kecamatan lalan belum di rasakan masyarakat, karena hampir 20 persen masih mengunakan genset, untuk 2 liter solar menghidupkan genset hanya bertahan 4 jam dikalikan satu bulan bisa Rp 600 ribu an uang yang dikeluarkan masyarakat untuk pakai genset. Tapi PLN bisa hidup normal tidak sering padam ekonomi masyarakat merasa terbantu untuk listrik, namun sekarang PLN ada bukan membatu masyarakat tapi sering padam pembayaran rekening listrik mahal. Ini menjadi beban masyarakat”. Ujarnya.
Camat Lalan , Ahmad Samsuri, A Ma.Pd saat dikonfirmasi, melalui Handpone terkait permasalahan PLN dikecamatan lalan sering padam, membenarkan apa yang telah menjadi keluhan masyarakat lalan, kita berupaya apa yang menjadi keluhan warga kita tamping. Selaku Pejabat pemerintah kecamatan akan berupaya mencari solusi apa yang menjadi kendala pihak PLN sampai pemadaman bergilir dan sampai sekarang PLN masih mati.
Samsuri menambahkan, bahkan dari pihak PLN kecamatan lalan mengatakan stok minyak lalan terbatas, subsidi untuk minyak dikecamatan lalan belum cair ini hal yang menjadi salah satu kendala mengapa PLN lalan sering mati, dan hidup secara bergilir selama ini.( Heri Chaniago)





