PEKANBARU newshanter.com – Entah apa yang ada dalam benak Lurah Tangkerang Utara, Mardiyus, saat menerima utusan Pemuda Pancasila Ranting Tangerang Utara yang mengantarkan surat permohonan audiensi kepadanya, Jumat (1/3).
Bukannya disambut baik, utusan Pemuda Pancasila Ranting Tangerang Utara itu malah dipersekusi dan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan, yang seharusnya tidak ditunjukkan dari seorang pengayom masyarakat tersebut.
“Saya diutus ketua mengantarkan surat permohonan audiensi ke pak Lurah. Dia (Lurah,red) nanya darimana, saya bilang Pemuda Pancasila. Terus saya diintrogasi. Ditanya alamat, siapa nama RT, nama RW, dan saya juga ditanya satu persatu nama-nama yang dia sebutkan yang menurut dia pengurus di Pemuda Pancasila,” ungkap Kurniawan, utusan Pemuda Pancasila Ranting Tangerang Utara usai mengantarkan surat tersebut.
Ditambah Kurniawan, dirinya merasa risih saat kesempatan sama, Lurah melakukan pengambilan foto terhadap dirinya melalui ponsel genggam milik Lurah tersebut. Tidak tau apa maksudnya perlakuan Lurah Tangkerang Utara tersebut, namun seperti pepatah sudah jatuh tertimpa tangga.
“Ya, saya difoto-foto sama Pak Lurah. Dan Pak Lurah tak bisa pula kasi jawaban pasti kapan permohonan audiensi kami direalisasi. Pak Lurah belum ada waktu untuk Pemuda Pancasila, jawaban saat ini dia sibuk dan belum tau sibuknya akan berakhir,” tambah Kurniawan. DS





