Bukittinggi, newshanter.com – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Perum BULOG menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Februari dan Maret 2026. Penyaluran ini ditandai dengan penyerahan simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Kantor Camat ABTB, Kamis, (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi, karena menjadi sumber energi utama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan, program CPP ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kekurangan pangan, menjaga stabilitas harga, serta melindungi masyarakat dari dampak inflasi.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional dan Bulog sebagai penyedia beras dan minyak goreng untuk Kota Bukittinggi. Apalagi jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Wali kota juga mengimbau kepada para camat dan lurah agar memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan aman, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Bukittinggi, Romi Victa Rose, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini merupakan tahap pertama pada tahun 2026 untuk periode Februari dan Maret. Ia menyebutkan, jumlah penerima bantuan di Kota Bukittinggi mencapai 9.951 kepala keluarga (KK).
“Pada tahun 2025 lalu, Bulog telah menyalurkan bantuan dalam tiga tahap. Tahun ini, berdasarkan penugasan dari Badan Pangan Nasional, jumlah penerima bantuan ditingkatkan. Secara nasional meningkat dari 18 juta penerima pada 2025 menjadi 33 juta penerima di tahun 2026,” jelasnya.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk periode Februari dan Maret ini, bantuan yang diterima masing-masing keluarga adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Adapun sebaran penerima bantuan di Bukittinggi meliputi 1.769 KK di Kecamatan ABTB, 3.621 KK di Kecamatan Guguak Panjang, dan 4.561 KK di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
Pemerintah Kota Bukittinggi berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.(A/M)





