PALEMBANG.Newshanter.com. – Ketua DPD Partai Hanura Sumsel H Mularis Djahri SH menyatakan pencalonannya untuk menjadi Walikota Palembang 2018-2023 tetap berjalan, meski tak lagi berpasangan dengan Hj Lury Elza Alex SH MKn.
“Karena Dodi maju Sumsel satu, saya maju Palembang 1. Sekarang ini kalau Dodi maju, Lury idak. Alasan politik dinasti,” ungkap Mularis didampingi Ketua DPC Partai Hanura Palembang Erwan Yusuf, Sabtu (14/10/2017).
Mantan Cawako Palembang 2013 ini mengaku dirinya masih terus berupaya untuk memenuhi persyaratan jumlah kursi sesuai dengan aturan KPU.”Kalau saya kan hanya 3 kursi baru Hanura saja yang saya pegang rekomendasi dukungam. Ini masih lobi-lobi.Rekomendasi Parpol lainnya belum keluar. Seluruh Parpol kita coba membicarakan ke depan.
Sebelum kita pegang rekomendasi itu kita tidak mau menyebut klaim. Namanya politik setiap hari bisa berubah,” kata bos SPBU dan perkebunan sawit PT Campang Tiga ini pun memberikan alasannya.
Ketika ditanya siapa pengganti Lury untuk bakal Cawawako pendamping pria yang akrab disapa Kiyai MD ini mengisyaratkan bakal bergandengan dengan Ketua DPRD Palembang yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Palembang H Darmawan SH.
“Untuk Calon Wakil saya yang jelas sama visi misi kita. MD itu Mularis Djahri. Tapi ado kawan wartawan nyebut MD katanya Mularis itu Darmawan,” ucapnya sambil mengumbar senyuman.
Mularis yang mencalonkan diri sebagai Walikota Palembang 2018-2023 secara gamblang menyampaikan bahwa akan menata Sungai Musi sampai ke muara laut.
“Saya lihat dari berbagai sudut pelanggaran-pelanggaran yang sudah terjadi, gimana Sungai Musi mau baik, cobalah enggak usah kita keluar negeri, kita lihat di google saja bagaimana penataan sungai di negara lain. Sampai kapan Sungai Musi ini ditata, kapan betul-betul menjadi destinasi wisata andalan,” katanya.
Kedua, menurut Mularis, bagaimana menata kota Palembang, apakah tersusun rapi.
Selanjutnya, bagaimana menata banjir di kota Palembang yang dibelah Sungai Musi ini dan bagaimana menata kemacetan di kota Palembang supaya tidak macet lagi.
Dan kota besar seperti Palembang menurutnya, seharusnya sudah tidak ada lagi masyarakat yang menganggur dan bagaimana untuk menekan angka kejahatan/kriminalitas khususnya narkoba.
Karena narkoba sudah masuk rumah-rumah tanpa mengenal etnis, golongan dan umur.
“Itu misi andalan saya,” tegasnya.
Secara terpisah, H Darmawan SH yang dikonfirmasi menanggapinya dengan santai.
“Kalau memang ridho Allah SWT dan restu partai, saya selaku petugas partai siap menjalani perintah partai.
Namun ini masih banyak tahapan dari partai. Fit and proper test, psikotes dan tes wawancara di Palembang dan Jakarta.
Karena dari kader PDIP yang nyalon Wawako itu ada saya H Darmawan SH, Fitrianti Agustinda SH, Ir H Yudha Rinaldi, dan M Aidil Adhari.
Amanah menjadi Wawako itu tidak main-main. Saya sekarang ini menjadi Ketua DPRD Palembang saja sudah sangat bersyukur menerima jabatan karier politik yang sangat tinggi. Mohon doanya,” ujar pria yang akrab disapa Iwan dan mantan karyawan Sriwijaya Post ini.(sp/fil)





