PEKALONGAN, Newshanter.com – Tidak ada istilah melenggang bagi para anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, di penghujung pelaksanaan TMMD di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Semua kerja keras, terutama di perehaban Rumah Tidak Layak Huni milik 10 warga desa setempat.
Diketahui, dari sejumlah sasaran fisik TMMD Kodim Pekalongan di Pantirejo, yang agak terseok penyelesaiannya adalah perehaban 10 RTLH milik warga yang tersebar di sejumlah pedukuhan. Hal itu disebabkan, dari 10 rumah yang direhab itu rata-rata kondisinya rusak berat.
‘’Agak tersendat memang dalam menyelesaikan perehaban rumah warga, yang sebenarnya merupakan sasaran fisik tambahan TMMD di Pantirejo. Hal itu disebabkan, dari 10 RTLH yang direhab, rata-rata kondisinya rusak berat. Sehingga perlu kerja keras dalam waktu yang agak lama,’’ terang Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno, Selasa (07/04/2020).
Untuk perehaban rumah Warsumi di Dukuh.Pepedan, Desa Pantirejo, jelasnya, di H -9 menjelang berakhirnya TMMD, prosesnya sedang menyelesaikan blandar atap rumah. Sejumlah anggota Satgas TMMD bahu membahu dengan warga,dan tukang profesional untuk kebut pekerjaan itu.
Adalah Prada Kahar, anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan yang dari Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma yang terlibat dalam penyelesaian rehab rumah Warsumi. ‘’Kita tidak ada kesempatan untuk melenggang saat merehab rumah Warsumi. Semua kerja keras, karena waktu pelaksanaan TMMD tinggal sedikit hari lagi akan selesai,’’ paparnya.(rus)





