TNI Ingin Kenalkan Yong Moo Do Dasar Kepada Remaja Pantirejo

 

Newshanter.com, PEKALONGAN – Diketahuinya sejumlah remaja di Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang berkegiatan bela diri pencak silat, beberapa anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, memperkenalkan Seni beladiri Yong Moo Do kepada para remaja di desa itu.

Danramil 05/Kesesi/Kodim Pekalongan, Kapten Inf. Parman membenarkan jika banyak remaja putra dan putri di Pantirejo yang mengikuti bela diri pencak silat.

Adalah Dimas Bimo Salto Wibowo (23) yang tinggal di Dukuh Sutosari RT 01/ RW 03, Desa Pantirejo, menjadi pelopor para remaja di desanya untuk latihan Pencak Silat. Sedikitnya, ada sekitar 15 orang yang menjadi anggota perkumpulan Pencak Silat PSHT, dibawah pimpinan Agus Salto Wibowo (32).

Melihat potensi itu, Danramil Kapten Inf. Parman, mengapresiasi jika ada sejumlah anggota Satgas TMMD yang mengenalkan dasar-dasar Seni beladiri Yong Moo Do

Sekedar diketahui,  selain harus mempunyai kemampuan bertempur dengan menggunakan senjata taktis, Prajurit TNI AD juga diwajibkan untuk menguasai Yong Moo Do. Seni beladiri mematikan yang berasal dari Korea itu adalh seni beladiri tangan kosong. Yong Moo Do sendiri sejatinya  merupakan gabungan dari sejumlah seni beladiri asal Korea.

Yong Moo Do resmi menjadi olahraga wajib di TNI Angkatan Darat sejak 2008. Dengan didirikannya Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI), seni beladiri asal Korea itu mulai disosialisasikan kepada masyarakat umum di tahun 2012. (Pendim 0710/Pekalongan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *