Sumbar. Newshanter.Com. Setelah melantik Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Sumetera Barat (sumbar) Amran SH.MH Jumat
(27/12/2019). Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin kembali memutasi sejumlah penjabat esselon II dilingkungan Kejaksaan Agung Kejati Sumbar. Bedasarkan SK Jaksa Agung Nomor.kep-IV-853/C/12/2019, tertanggal 27 Desember 2019, memutasi Empat Kepala Kejaksaan Negeri dan dua asisten di Kejati Sumbar.
Kejati Sumbar Amran SH MH, ketika di konfermasi Newshanter.com, Sabtu (28/12/2019) pagi membernarkan ada tiga Kajari dan satu asisten pindah tugas. Ketiga Kajati tersebut adalah
* Kajari Payakumbuh Nur Tamam SH, mendapat tugas baru sebagi asisten Bidang Pengawasan di Kejati Gorontalo. Kajari baru Payakumbuh adalah Suwarsono SH, sebelumnya adalah Kajari di Ngada di Bajawa Nusa Tenggara Timur.
* Yeni Puspita SH.MH, Kajari Pasisir Selatan, mendapat promosi sebagai Kajari di Porbolinnggo. Pengantinya Donna Rumiris Sitorus SH, Kajari Baru Pasisir Selatan ini sebelumnya menjabat koordinator pada Kejati DKI Jakarta.
* Kajari Kabupaten Agam di Lubuk Basung, Rudi Hartawan Manurung SH Mh, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pembinaan pada
kejakssan Tinggi Papua Barat di Monokrawi. Pengantinya Rio Rizal SH.MH. Kajati Agam yang baru ini sebelumnya menjabat Kajari Malinau di Kots Malinau.Kalimantan Utara.
* Muhammad Hari Wahyudi SH. Kejari Dharmas Raya di Pulau Punjung, di promosi menjadi Kejari Kabupaten Mojokerto di Mojokero. Penganti M Haris Hasbullah, SH.MH Kajari Dhamas Ray yang baru ini sebelumnya Koordinator di Kejati Aceh,
Sedangkan Ade Indrawan SH Koordinator pada Kejati Sumbar dipindahkan sebagai Kajari Ngada di Bajawa Nusa Tenggara Timur, mengantikan Suwarsono SH mejabat Kajari Payakumbuh di Kota Payakumbuh.
Ferdy Daniel Simanyuntak SH. Mhum, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu (Rohul) di Pasir Pangiraian dilantik sebagai Bidang Pengawasan Pada Kejati Sumbar
Pelantikan dan seterima tiga Kajari dan dua asisten ini jelas Amran akan berlangsung di Kajakssaan Tinggi Sumatera Barat di Jalan Raden Saleh NO 4 Padang dalam waktu dekat di bulan Januari 2020. “Biar para kajari secepatnya langsung bekerja mensesuaikan diri lingkungan internal dan eksternal untuk lakukan penataan daerah masing masinng,” pungkas Amran.
(zainal piliang)







