Bukittinggi, News Hanter.com-Berteatan dengan libur lebaran idul Fitri 1444 H/2023 M, semua objek wisata dimana asaj ramai di kunjungi oleh wisatawan tidak terkecuali dikota Bukittinggi.
Namu berbeda halnyo dengan kota Bukittinggi, dipuasat witasata yakni taman Pendestrian Jam Gadang, yang selalu ramai dipadati para pengunjung untuk menghabiskan waktu bersantai dan berpose. Namun lebaran kali ini Pemko Bukittinggi mengizinkan para pedagang UMKM menggelar dagangannya di taman tersebut. jumat (28/4/2023),
Menjawab pertanyaan yang dari berbagai kalangan, tentang ramainya pedagang di elataran jama gadang Walikota Bukittinggi Erman Safar menjawab, Biarkan saja yang penting tertib, sedang ramai kunjungan ini saat yang pas untuk jualan, anak-anak mereka ada yang kuliah dan lain-lain, biarkan saja mereka mencari uang sebanyak-banyaknya, sebab Pengunjung juga butuh mereka, buktinya dagangan mereka ludes terjual.
“ kasihan di saat ramai pengujung kan mereka juga butuh uang unutk menghidupi keluarganya, yang penting jaga kebersihan, kalau Soal sampah nanti kita bersihkan, membersihkan sampah mudah buat kami,sapu lalu angkut.
“Kalau meningkatkan kesejahteraan butuh kekuatan besar, sayang kalau UMKM melewatkan kesempatan libur untuk berjualan,” tegas walikota Bukittinggi itu.
Sementara itu salah seorang pedagang UMKM Jasuke (Jagung,Susu,Keju) di taman tersebut mengakui, beberapa hari belakangan (libur) sejak diizinkan berjualan pendapatannya sedikit meningkat. Ia mengaku bisa membawa pulang uang Rp. 1 jutaan sehari.
“Saya akui, pemerintahan sekarang ini peduli rasanya kepada kami yang bawah-bawah ini. Dibolehkan berjualan di taman Jam Gadang, tanpa digusur petugas, Alhamdulillah, hal ini juga berpengaruh kepada pendapatan kami sebagai pedagang,” ucapannya.
Hal senada Ikhwan (59) pengunjung asal Palembang mengatakan, wah kami senang berliburan di kota ini, udaranya sejuk, makanan nya enak-enak semua.
“Insyaallah, murah rezeki dan diberi umur panjang kami akan kembali ke kota ini,” katanya(A/M)





