Sugianto ditemukan mengapung disungai Komering OKI

MELIHAT-Warga-Desa-Suka-Raja-Pedamaran-OKI-melihat-jasat-korban-Sugianto-yang-mengapung-di-Sungai-Komering-Jalan-Lintas-Timur-Jalintim-OKI.j

KAYUAGUNG,Newshanter.com – Sosok mayat yang mengapung di Sungai Komering bawah jembatan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Suka Raja Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ternyata bernama Sugianto warga Lrg Pemulutan No 611 RT 151/20 Palembang.

Pantauan Newshanter.com, Jumat (5/6) korban yang mengenakan pakaian kaos putih lengan panjang dan baju dalam biru dengan sepanjang dasar panjang hitam dilengkapi dengan tas selendang mengapung di Sungai Komering tak jauh dari tiang jembatan. Kondisi korban badannya sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Korban diketahui oleh warga yang hendak mandi dan melihat korban tertelungkup. Ketika tim identifikasi dari Polres OKI dan Kapolsek Pedamaran dan dibantu oleh warga sekitar untuk melakukan evakuasi ke daratan. Sebelum korban diangkat, anggota Polsek Pedamaran sedikit kesulitan, karena kedua lengan korban dalam kondisi teringkat diranting bambu kecil. Ikatan tanganpun dipotong dengan menggunakan gunting, guna pengangkatan jasat korban ke darat.

Kapolres OKI AKBP M Zulkarnain SIk melalui Kapolsek Pedamaran AKP Beni Wijaya didampingi Ipda Teguh mengatakan, korban Sugianto ini setelah dilakukan identifikasi lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung. “Korban divisum ke rumah sakit,” kata AKP Beni.

Mengenai apakah motif kejadian, Beni belum bisa menyimpulkan, karena korban divisum agar diketahui apakah korban menjadi korban penganiayaan ataupun bukan.

Masih kata AKP Beni, tas selendang hitam milik korban berisikan 2 buah dompet dan didalamnya ada foto keluarga masih tersimpan rapih. Foto keluarga terdiri dari 2 orang anak dan seorang ibu tampak basah karena dompet terendam.

Selain itu, sebut AKP Deni, dompet korban berisikan kartu identitas bernama Sugianto beralamat Lrg Pemulutan No 611 RT 151/20 Palembang. Sugianto pun mengantongi kartu Jamsostek dan menyimpan foto keluarga.

“Di dalam tas kecil korban berisikan 2 dompet hitam, uang Rp 10 ribu, 3 kaca mata, korek, salep 888, dan foto keluarga,” kata AKP Beni seraya berucap di dalam kantong celana ditemukan HP.

Agus anggota Intel Kodim 0402/OKI mengatakan, mayat tersebut ditemukan warga ketika hendak mandi di sungai. “Warga yang melihat sesosok manusia yang mengapung,” kata Agus yang melihat dari dekat mayat tersebut.

Masih kata Agus, warga Desa Suka Raja selama ini tidak ada yang merasakan keluarga mereka yang hilang. Demikian, selama ini di desa ini tidak ada gejolak apapun semuanya aman-aman saja. “Wilayah Lintas Timur ini wilayah saya jadi saya tahu persis kondisinya, apalagi Desa Suka Raja,” tandasnya seraya menghirup secangkir es teh. (lim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *