STIHPADA Memiliki Perpustakaan Library Cafe

Ketua Dewan Pembina STIHPADA Dr. H. Firman Freaddy Busroh, SH., M.Hum.

Palembang,newshanter.com – Perpustakaan selama ini biasanya terkesan kaku, tidak boleh berisik, tidak boleh makan, tidak boleh bernyanyi dan menonton televisi. Tetapi perpustakaan yang ada di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) ini berbeda dari perpusatakaan lainnya.

Perpustakaan ini diberi nama perpustakaan Prof. H. Abu Busroh, yang mana ini merupakan pendiri dari STIHPADA yang berdiri sejak tahun 2018.

Dikatakan Anak dari Almarhum, Dr. H. Firman Freaddy Busroh, perpustakaan ini menyediakan ribuan buku di bidang hukum, jadi mahasiswa bisa membaca buku sambil makan, minum, mengobrol sama teman menonton televisi, bermain biliar bahkan bisa karaokean.

“Perpustakaan STIHPADA ini memiliki konsep library cafe. Perpustakaan juga bisa sebagai lunch juga. Disini kita punya cafe literasi, juga ada beberapa buku digital,”

Selain menyediakan ribuan buku fisik, perpustakaan STIHPADA juga memiliki buku digital yang tersedia ribuan buku.

“Ada ribuan koleksi buku disini. Nanti akan selalu ditambahkan Untuk buku digital kita punya mesin digital library. Buku digitalnya ada sekitar kurang lebih 15 ribuan.

Untuk saat ini karena masih suasana pandemi tentunya kami menyediakan tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh,” ucap Duta Baca ini.

Ia juga menambahkan, untuk fasilitas di dalam perpustakaan memiliki tempat sholat, ruang kedap suara dan menjual merchandise seperti baju dan juga menampilkan beberapa karya tulis dari dosen STIHPADA.

“Selain menyediakan buku di bidang hukum, disini juga menyediakan beberapa novel dan jurnal internasional. Kita berusaha memenuhi kebutuhan literasi pengunjung.

Perpustakaan ini juga terbuka untuk umum. Ada syaratnya yaitu menjadi anggota perpustakaan. Perpustakaan STIHPADA ini juga telah terakeditasi dari perpustakaan nasional pada tahun 2019.

“Tidak banyak perpustakaan itu yang terakreditasi. Memang perpustakaan kita ini berbeda. Ada action figure-nya. Kita berusaha meningkatkan minat baca dengan strategi-strategi yang kita miliki.

“kita membuat perpustakaan itu menjadi friendly, lebih asyik, lebih fun dan lebih seru,” pungkasnya. (vina)

 

Terakreditasi Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel
Perpustakaan STIHPADA
Suasana Bermain Billiard
Cafe Literasi
Interior Perpustakaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *