Sepasang PNS – BKD Terpegok Berdua di Mobil

ilutrasi

PALEMBANG,Newshanter.com,- -Diduga hendak berbuat mesum di dalam mobil, sepasang pegawai negeri sipil (PNS) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palembang berinisial AK (49) dan EP (39), digerebek. Keduanya kini diamankan ke kantor polisi untuk pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan itu terjadi di Jalan Dr Cipto, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Kamis (28/05/2015) sore. Saat itu, polisi curiga melihat mobil Toyota hitam yang terparkir di lokasi kejadian. Kemudian, petugas mendekat dan menemukan kedua pelaku yang sedang membuka baju di dalam mobil.

Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Ahmad Firdaus mengungkapkan, pihaknya langsung mengamankan kedua pelaku untuk pemeriksaan. “Keduanya diduga sedang berbuat mesum,” ungkap Firdaus, Jumat (29/05/2015).

Dikatakan Firdaus , selain akan memeriksa kasus mesum, pihaknya juga akan menindaklanjuti temuan senjata tajam jenis pedang yang berada di dalam mobil pelaku saat dilakukan penggeledahan. Sebab, bisa saja senjata itu digunakan untuk tindak pidana.“Pedang itu disimpan pelaku di dalam dashboard mobilnya. Kedua pelaku masih kita periksa,” ujarnya

Sementara Tuduhan berbuat mesum di dalam mobil saat penggerebekan oleh polisi, dibantah keras oleh AK (49), Dia mengaku tidak melakukan seperti yang dituduhkan tetapi hanya membahas pindah tugas teman wanitanya berinisial EP (39).

Pengakuan AK mengatakan, saat kejadian mereka baru saja parkir untuk istirahat. Kebetulan, teman wanitanya itu baru membeli es krim dan akan dinikmati dalam perjalanan. Menurutnya, wajar saja jika polisi melihat mobil Toyota hitam BG 1818 KS yang dia kendarai sedikit bergoyang.

“Memang mobil kami goyang karena baru parkir, tapi kami cuma makan es krim, bukan mesum,” ungkap AK saat ditemui di Mapolsek Ilir Barat II Palembang.Dia menambahkan, mereka berdua berada di dalam mobil itu karena sedang membahas pekerjaan mereka. EP yang bekerja seorang guru, meminta tolong kepada AK agar bisa dipindah tugaskan ke bagian yang lain.

“Dia itu teman saya, minta tolong pindah tugas, ketemuan di jalan. Jadi kami semobil berdua,” kata dia.
Mengenai sajam yang ditemukan polisi di dalam mobil miliknya, AK mengaku lupa mengembalikannya di rumahnya di Gandus, Palembang setelah baru pulang tugas dari Lampung.

“Sajam itu untuk jaga-jaga dalam perjalanan saja, saya kelupaan narok di rumah,” ujarnya.

Dikatakannya, selain akan memeriksa kasus mesum, pihaknya juga akan menindaklanjuti temuan senjata tajam jenis pedang yang berada di dalam mobil pelaku saat dilakukan penggeledahan. Sebab, bisa saja senjata itu digunakan untuk tindak pidana.“Pedang itu disimpan pelaku di dalam dashboard mobilnya. Kedua pelaku masih kita periksa,” ujarnya.(War)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *