Palembang, newshunter.com – Sempat diterpa isu tak sedap terkait tudingan operasi tangkap tangan (OTT) palsu, jajaran Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banyuasin justru mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat. Pada Minggu (1/3/2026), ratusan papan bunga berjejer rapi memenuhi halaman kantor kejaksaan sebagai bentuk ucapan terima kasih dari para guru yang mengaku menjadi korban
Karangan bunga tersebut datang dari para guru yang mengaku menjadi korban dugaan penyimpangan. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat papan-papan bunga berwarna cerah menghiasi hampir seluruh sisi halaman kantor, berisi ucapan terima kasih, dukungan moral, serta apresiasi atas keberanian dan ketegasan aparat penegak hukum.
Tulisan di papan bunga itu beragam, mulai dari “Terima Kasih Pidsus Kejari Banyuasin” hingga “Tetap Tegak Lurus Menegakkan Keadilan.” Sebagian besar pengirim mencantumkan identitas sebagai guru, kepala sekolah, maupun perwakilan komunitas pendidikan di Kabupaten Banyuasin.
Sebelumnya, Pidsus Kejari Banyuasin Giovani SH MH sempat menjadi sorotan setelah muncul tudingan miring terkait dugaan OTT palsu. Namun tuduhan tersebut dibantah dan dinilai tidak berdasar. Proses penanganan perkara tetap berjalan sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku.
Gelombang dukungan dari para guru ini pun dinilai sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan tuntas, sehingga memberikan rasa keadilan bagi para korban.
Hingga kini, halaman Kantor Kejari Banyuasin masih dipenuhi papan bunga yang terus berdatangan. Pemandangan tersebut menjadi simbol dukungan moral sekaligus pesan agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, berintegritas, dan tanpa intervensi.
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat luas, sekaligus menunjukkan bahwa di tengah isu dan fitnah yang beredar, dukungan publik tetap mengalir bagi aparat yang dinilai bekerja secara tegas dan berpihak pada keadilan.(nda)





