Bukittinggi.Newshanter.com. Sebuah unit bangunan rumah dan toko (RUko) bertingkat Monalisa Chines Food teletak di jalan Ahmad Yani no. 58, Kampung Cina, Kota Bukittinggi, Jum’at (27/10/2017) dini hari sekitar jam 01.00 makan Sigulambai (terbakaR) menyebabkan bangunan itu hangus terbakar, terutama pada bagian dalam.
Seperrti dilansir dari RRI .Co.id .Berdasarkan laporan Polisi, ruko tua ini diduga sengaja dibakar oleh NST (51), suku Tionghoa, yang merupakan cucuk Almarhum pemilik toko Hong A Gim.
Kapolsek Bukittinggi Kompol Zahri Almi membenarkan bahwa ada dugaan ruko itu sengaja dibakar, berdasarkan laporan polisi No : LP/ 174 /A/X/2017 tanggal 27 Oktober 2017 oleh Gunawan Susanto Tatang, yang merupakan kakak sepupu terduga pelaku.
“Berdasarkan keterangan pelapor, terduga pelaku membakar ruko itu menggunakan bensin dan mencis yang dibeli pelaku. Pembakaran dimulai dari bagian belakang bangunan berukuran 5×40 meter ini,” terangnya.
Kemudian, sambung Zahari Almi, telapor juga membakar sepeda motor Merk Yamaha Aerox BA 2717 LG dan Suzuki Skywave B 6042 BYC milik Gunawan Susanto Tatang, yang berada dibagian depan dalam Ruko itu, sehingga api cepat membesar dan membakar seisi ruko tersebut.
Selain bagian dalam ruko tersebut yang hangus, dua unit sepeda motor lainnya juga ikut terpanggang. Disebutkan, Bangunan tersebut merupakan kepunyaan Almarhum Kakek NST.
“Saat ini si terduga pelaku NST telah diamankan, dan dimintai keterangan soal kebakaran yang telah menghaguskan bangunan yang dihuni saudaranya itu,” ulasnya.
Zahari Almi menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif dari terduga pelaku, yang diduga membakar ruko itu dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi baik itu pelapor, pelaku dan saksi yang ada dilokasi.
Sementara itu salah seorang anggota Tagana Bukittinggi Meri Tanjung menerangkan, kemungkinan apinya berasal dari salah satu lantai dan merembes ke lantai lainnya. Setelah sejumlah mobil Damkar berdatangan, api bisa dipadamkan sekitar setengah jam berikutnya.
“Apinya terkurung di bagian dalam, beruntung tak merembes ke bagian luar dan menyambar bangunan lainnya,” terangnya.
Belum diketahui penyebab kebakaran sambung Meri Tanjung, namun kerugian ditaksir cukup besar sebab berbagai peralatan ikut hangus dilahap api. Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai RP150 juta. (RRI/ayu)







