Saling Rebut Batas Wilayah Picuh Perpecahan

Palembang.Newshanter.com, Dalam rangka sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)kota Palembang, menggelar acara tentang pedoman Pemerintah daerah dalam rangka revitalisasi dan aktulisasi nilai-nilai Pancasila, serta sosialisasi Menteri peraturan Menteri dalam negeri no 29 tahun 2011 digedung Parameswarawa , kota Palembang,Kamis (26/02/2015),

Fahmi Yusmar AR, SH, MS yang bertindak sebagai nara sumber mengatakan, saat ini kita sedang di dilema masalah perbatasan wilayah yang terus meluas dan saling mengklim.

“Saat ini konflik perbatasan wilayah di Sumatera selatan saat ini sedang hangat-hangatnya untuk diperbincangkan. Seperti Lahat, Muaraenim, Banyuasin, Musibanyuasi dan Palembang, Banyuasin semua saling mengklim wilayah mereka demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah,”katanya.

Dijelaskanya kembali, saat ini kita sedang berada di dalam satu naungan Rebuplik Indonesia (RI) dan masih berbendera Merah Putih. Kenapa kita harus merebut antar satu dengan lainnya, tidak harus saling menjajah dengan berebut wilayah.

“Kita serahkan kepada proses hukum yang berlaku, tidak harus saling mematok batas wilayah. Saya harapkan agar kita bisa melakukan hal positive tidak harus menuai keributan,”katanya lagi.
Sementara itu kepala Kesbangpol kota Palembang, Altur Febriasyah, mengajak seluruh eleman masyarakat kotalemban tetap menjaga ketertiban dan keamanan kesatuan NKRI.(tom)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *