WAY KANAN, newshanter.com – Penyaluran bantuan dampak Covid 19 pada Masyarakat Kabupaten Way Kanan hingga saat ini masih menggunakan dana pribadi, bukan bersumber dari APBD ataupun APBN.
Sebagaimana disampaikan Saipul, S. Sos.M.I.P selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten setempat.
Penjelasan tentang penyaluran bantuan dampak Covid 19 menggunakan dana pribadi itu ditulis Saiful dalam group WhatsApp Way Kanan Ramik Ragom, yang telah di screenshot dan dikirim salah satu rekan media.
Dari chattingan Sekda dan salah satu dokter yang bertugas di Bumi Ramik Ragom itu, ketika sang dr yang berinisial RR mengirimkan salah satu berita online dengan judul berita ” Empat Pemda di Provinsi Lampung Terindikasi Politisasi Bansos Covid 19.”

Dengan gamblang Saipul membalas chatingan itu dan menulis ” Untuk Pemda Way Kanan 1 Rupiah pun belum ada dana APBD atau APBN yang keluar masih dana pribadi, ” tulis Sekda.

Kembali dalam chatingan WhatsApp, dr. RR itu menyarankan agar Sekda. Menyampaikan ” Walid jelasin saja pengeluaran pos Pemda masing-masing SKPD ke media, ”
Tapi Sekda beralasan, ” sudah berkali-kali dijelaskan namun banyak yang sebenarnya kurang paham namun seperti paham. ” balasan Saipul di Group WhatsApp tersebut.
dr. RR pun menyarankan kembali agar Pemda. Way Kanan mencontoh ” Maksudnya kek di lumajang Walid, kasih papan supaya baca mereka pos2nya anggaran. ”
” Kalau PKH dan BPNT setiap waktu sudah dibagikan dan tidak ada politisasi bisa di cek di lapangan. Mengikuti sesuai aturan saja, nanti dibilang lebay. ” Jawab Saipul kembali digroup.

Ketika diminta tanggapannya, Minggu malam 03/05/2020, melalui WhatsApp pribadi miliknya, Saipul, S.Sos.,M.I.P selaku Sekda. Way Kanan, terkait keterangan nya di group yang mengatakan pihaknya (Pemda. Way Kanan) masih menggunakan dana pribadi dalam penyaluran bantuan dampak Covid 19 tersebut.
Dirinya (Saipul) enggan membalas WhatsApp awak media, diduga Sekda. Menghindar dari keterangan nya yang ditulis di group.
(Dam)



