LAMPUNG TIMUR, Newshanter.com –
Management Rumah Sakit (RS) AKA Medikal Sribhawono ‘Vonis’ almarhum pasien yang berinisial VC usia 7 bulan, warga Kampung Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, terkena gizi buruk.
Seperti yang disampaikan oleh, Wahyu menagement RS AKA Medikal Sribhawono, ketika ditemui di ruang kerja, Kamis 01/10 kemarin.
Lontaran terkena gizi buruk itu, dikatakan Wahyu pasca kedatangan keluarga almarhum VC yang merasa terpukul hingga ajal menjemput putrinya, pihak RS. AKA Medikal Sribhawono tidak menjelaskan apa penyakit yang diderita VC sehingga nyawanya tidak bisa terselamatkan.
Bahkan kedua orang tua VC, tidak diberitahu hasil Laboratorium dan Rontgen serta obat apa yang yang dikonsumsi pasien ketika masa perawatan pasien pada pihak RS. AKA Medikal Sribhawono tersebut.
Jika saja apa yang dikatakan oleh Wahyu tersebut benar. Maka Pemerintah Kabupaten Lampung Timur harus lebih memperhatikan asupan gizi anak – anak bangsa di Kabupaten setempat.
Sementara itu, dr. Wayan Widyana direktur RSUD. Sukadana belum bisa menjelaskan lebih pasti tentang gizi buruk yang dialami pasien rujukan dari RS. AKA Medikal Sribhawono itu.
Menurut, dr.Wayan yang dihubungi melalui telepon selulernya, Jum’at 02/10 mengatakan, kronologis almarhum VC pasien rujukan dari RS. AKA Medikal Sribhawono masih di buat.
Pihaknya menerima pasien, keadaannya memang sudah kritis, statingnya sudah rendah, itu harus ditranpusi.
Dari penjelasan dr. Spesialis pasien terkena downsindrom, sesak nafas itu disebabkan HB nya rendah, kata direktur RSUD. Sukadana.
Mengenai almarhum pasien mengalami gizi buruk, dirinya (dr. Wayan) belum mendapat info dari dr. Spesialis nya, informasi dari tim hanya itu, terangnya.
(Dam/tim)





