OKU Selatan newshanter.com
Dinas pertanian OKU selatan bersama PT. PUSRI melakukan
Rapat Koordinasi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dalam rangka monitoring penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat pengecer dan petani. Hadir dalam pertemuan tersebut.
Diskoperindag, Diskanak, Dinkes, Dinsos, DLH, Dinas Ketpang, Kasat Pol PP, BPPD, Kabag Hukum, Kasat Reserse, PPD PT Perto Kimia Gresik, PPD PT Pusri Palembang, UPTD TPH Kab. OKU selatan, Pimpinan CV. Mutiara Selatan, Pimpinan CV. Pollaris Utama, Pimpinan CV. Anugera Selatan, Pimpinan PT Petro Sida Gresik.
Kepala dinas pertanian Asep sudarno menyampaikan bahwa pupuk bersubsidi merupakan milik seluruh masyarakat yang bergerak dibidang pertanian. baik itu petani jagung,padi,pisang,kopi dan lain lain meraka harus mendapatkan pupuk agar hasil panennya memuaskan. Pupuk yang disubsidi oleh pemerintah adalah pupuk orea,sp36,za,npk,dan organik. Mengenai harga,” pemerintah telah menetapkan Harga eceran tertinggi(HET) beedasarkan PERMENTAN NOMOR 47/pemerintah/SR/310/12/2017. Tentang Alokasi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran
Ujarnya.
Distributor pupuk CV.Mutiara Selatan. Irwan Daya putra ketika di wawancara usai melakukan rapat koordinasi bertempat di ruang rapat SEKDA OKU selatan selasa 3 juli 2018. menjelaskan kepada newshanter, bagi petani yang ingin mendapatkan pupuk bersubsidi harus masuk dalam kelompok tani terlebih dahulu,dan bisa terdata dalam Rencana Depinitif Kebutuhan kelompok Tani (RDKK)karna alokasi pupuk kabupaten OKU selatan dari PT.PUSRI hanya 20.000 ton/tahun.apabila petani tidak terdata melalui RDKK dihawatirkan kebutuhan pupuk di OKU Selatan tidak bisa terkontrol dengan baik tutup Irwan. (By usman)





