Bukittinggi.newshanter.com – Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Bukittinggi mengadakan pelatihan dasar jurnalis bagi pelajar SLTP, SLTA dan ASN dilingkungan Pemko Bukittinggi, Rabu (29/09/2021).
Kegiatan yang di adakan di Aula SMAN2 Bukittinggi ikuti sekitar 60 peserta dibuka langsung oleh Walikota Bukittinggi yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi Drs.Nopri MPd dan di hadiri oleh Ketua PWI Sumatera Barat Heranof Firdaus, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Melfi Abra.
Ketua panitia pelatihan, Iwin SB menjelaskan, persiapan pelatihan Dasar Jurnalistik bagi penulis Pemula ini, sudah jauh-jauh hari di rencanakan, berkat kerja sama antara PWI dan Pemko Bukittinggi maka kegiatan ini dapat terlaksana.
Kita sudah jauh-jauh hari merencanakan kegiatan pelatihan ini, namun selalu tertunda lantaran keterbatasan biaya, dan akhirnya berkat dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Bukittinggi, akhirnya acara ini bisa dilaksanakan, ini baru permulaan PWI Bukittinggi masih banyak akan melaksanakan kegiatan-kegiatan pelatihan baik bagi penulis pemula maupun bagi wartawan aktif seperti pelatihan uji kompetensi wartawan,” ungkap Iwin SB.

Ketua PWI Bukittinggi H Anasrul yang juga sebagai penanggung jawab langsung acara mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan kerja sama PWI Bukittinggi dengan Pemda Bukittinggi dalam rangka menumbuhkan bakat menulis bagi Pemula, ini bertujuan untuk memberikan ilmu bagi para paserta pelatihan, sehingga nantinya dalam menulis suatu berita mereka mengerti apa yang boleh di lakukan oleh seorang jurnalis dan apa yang di larang dalam teknik penulisan berita, serta bagai mana cara menulis berita yang benar.
“Dengan adanya pelatihan Dasar Jurnalistik ini kita berharap bagi Para peserta pelatihan mengerti cara pembuatan suatu berita atau informasi, sehingga berita atau informasi tersebut layak untuk di konsumsi oleh pembaca informasi tersebut, juga bagi pegawai Kelurahan bisa membuat suatu diinformasi yang sajikan untuk publik,” ujar Anasrul.
Sementara itu Ketua PWI Sumatera Barat Heranof Firdaus yang hadir pada acara pembukaan mengapresiasi kegiatan yang di adakan oleh PWI Bukittinggi tersebut, karena setiap wartwan yang membikin berita harus mengerti dengan tugas-tugasnya sebagai jurnalistik dan juga dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalistik harus berpedoman kepada Kode etik Jurnalis dan UU Pokok Pers.

Dalam menjalankan Profesi sebagai wartawan, seorang wartawan itu harus tau dan mengerti dengan tugas Jurnalis, seperti dalam melaksanakan pekerjaan sebagai wartawan dia dilindungi oleh UU Pokok Pers namun mereka juga di awasi dengan yang namainya Kode Etik Jurnalis, dan kalaulah setiap wartawan mengerti dengan aturan-aturan tersebut maka setiap wartawan tidak akan membuat berita hoax yang menyesatkan publik,” kata Heranof.
Selama pelatihan kepada peserta di berikan materi dari Balai Bahasa Propinsi Sumatera Barata,Dasar Jurnalistik Prof Dr. Yalvema Miaz (Guru Besar UNP, Jurnalis Senior) melalui virtual, Kode etik Jurnalistik, UU Pers pemateri Mardi Wardi, S.H (Advokad, Jurnalis Senior), Teknik Wawancara pemateri Jontra Manvi Bakhra, S.H (Praktisi Hukum, Jurnalis Senior) IT pemateri Kanadi Warwan, S.Sos (IT PWI Bukittinggi, Jurnalis), dan Wahyu Sikumbang( Jurnalis Senior MNC Group), serta cara menulis berita dan feature pemateri Hafnipon (Wartawan Senior).
Selama pelatihan berlangsung setiap peserta tetap menjalankan Protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker. (A/M)






