PT OKI Pulp dan Paper Mills Jaring Siswa Berprestasi *25 siswa ikut seleksi beasiswa

Sejumlah peserta ikuti kuliah gratis...

KAYUAGUNG,–newshanter.com,-Perusahaan PT OKI Pulp & Paper Mills merupakan perusahaan pabrik kertas terbesar di Asia yang saat ini tengah dibangun di Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Perusahaan yang masuk grup APP (Asia Pulp & Paper) ini kembali memberikan beasiswa kepada siswa disekitar wilayah perusahaan.

Sebanyak 25 siswa yang tinggal di sekitar perusahaan pabrik diantaranya yakni, Kecamatan Air Sugihan, Kecamatan Jejawi, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI dan Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin.

Eksternal Relation PT OKI Pulp and Paper Mills Ayu Sartia mengatakan, pihaknya tengah menyeleksi sebanyak 25 siswa dari SMA yang ada di lima kecamatan. “Masing-masing SMA di lima kecamatan tersebut mengutus maksimal lima siswa yang berprestasi untuk mengikuti seleksi beasiswa Pulp and Paper Mills,” kata Ayu Sartia.

Seleksi tersebut kata dia, dilaksanakan selama dua hari terdiri dari tes tertulis sebanyak lima mata pelajaran kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara. “Dari jumlah siswa yang ikut seleksi tersebut nantinya akan diambil sebanyak 10 orang, ini bertujuan untuk merangkul tenaga kerja dari masyarakat lokal,” jelas Ayu, Rabu (3/6).

Humas PT OKI Pulp & Paper Gadang Hesta Hartawan mengatakan, saat ini sangat sulit untuk mencari tenaga kerja lokal yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai industri pulp dan kertas. Apalagi, generasi muda di pedesaan sangat minim mendapatkan pendidikan formal yang baik.

“Untuk itu kita akan memberikan bantuan beasiswa pendidikan. Terutama kepada generasi muda yang sudah masuk usia kerja,” kata Gadang seraya berucap sebanyak 25 siswa tadi mengikuti tes di aula asrama haji Palembang.

Menurutnya, sebelumnya pihak perusahaan juga telah memberikan beasiswa kepada empat anak di Kecamatan Air Sugihan dan Tulung Selapan. Saat ini, mereka sudah kuliah di Akademi Teknologi Pulp dan Kertas (ATPK) Bandung, Jawa Barat.

Keempat siswa tersebut Anwar Amidi, warga Desa Rantau Karya, Ari Susanto dari Desa Nusa Karta, Yusuf Firmansyah dari Desa Jadi Muliya, serta Adi Irawan siswa dari Kecamatan Tulung Selapan.

Selain biaya kuliah dibayar penuh, kata Gadang, mereka juga bebas biaya asrama, uang saku sebesar Rp 1 juta per bulan, biaya tiket liburan lebaran Rp 1 juta per tahun, biaya buku dan alat tulis sebesar Rp 1 juta per tahun. APP dan ATPK telah menjalin kerjasama cukup lama dalam penempatan calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan industri pulp dan kertas tiap tahunnya. Ratusan lulusan terbaik langsung dipekerjakan pada pabrik-pabrik milik APP di Indonesia.

Menurutnya, perusahaan juga membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat lokal untuk bekerja di perusahaan. “Sebelum bekerja, mereka akan diberikan pendidikan terlebih dahulu,” tandas Gadang. (lim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *