“Protes” Kenapa TMMD Tidak Digelar di Sidosari

 

PEKALONGAN, Newshanter.com – Petani asak Dukuh Pendil RT 01/ RW 02, Desa Sidosari Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ini, Watran, menyempatkan memenuhi anggota Pendim Pekalongan dan menanyakan banyak hal tentang bagaimana syarat sebuah desa bisa dijadikan sasaran TMMD.

”Sebenarnya saya itu iri kenapa TMMD kok bisa digelar di Desa Pantirejo, padahal kalau mau melihat kenyataan yang ada, di desa kami juga sangat banyak warga yang dibantu. Seperti halnya, dibantu untuk merehab rumah supaya sehat dan layak huni,” ungkap Watran.

Setelah diberi penjelasan panjang lebar tentang proses pengajuan sebuah desa untuk bisa dijadikan sasaran TMMD, Watran akhirnya bisa memaklumi jika TMMD reguler k0 -107 dari kodim 0710/Pekalongan menyasar Desa pantirejo. Dan ke depan dia akan menemui kepala desanya untuk menginformasikan hal itu, supaya suatu saat Desa Sidosari bisa dijadikan sasaran TMMD dari Kodim Pekalongan.

Watran mengutarakan, sebenarnya secara pribadi dan beberapa warga Desa Sidosari lainnya, akan sangat diuntungkan dengan gelaran TMMD di Pantirejo itu. Dikarenakan banyak warga Sidosari yang lahan sawahnya berada di desa itu, ”hanya saja kalau saja TMMD bisa digelar di Sidosari tentu akan banyak manfaatnya, terutama adanya bantuan rehab Rumah Tidak layak Huni (RTLH),” tutur Watran. (Pendim 0710/Pekalongan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *