Banggai,- Dengan adanya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 107 Tahun Anggaran 2020 yang salah satunya di laksanakan di wilayah Kodim 1308/LB di bawah pimpinan Dansatgas Letkol Inf. Fanny Pantouw, membawa keberkahan tersendiri bagi dua desa dan dua kecamatan, yakni Desa Argakencana Kecamatan Moilong dan juga Desa Samalore, Kecamatan Toili ini, karena dari tujuan TMMD itu sendiri merupakan untuk memeratakan pembangunan, baik di desa terpencil dan pinggiran, perbatasan dan juga perkotaan kumuh.
Hari ini, Senin (23/3/20) merupakan hari yang sangat bahagia bagi kakek berusia 87 tahun ini. Ponijan, warga Dusun II, Desa Argakencana ini bagaikan mendapatkan emas, rumahnya dilakukan plesterisasi oleh Satgas TMMD, Polisi bersama warga.
Semula, rumah Ponijan ini lantainya masih berupa tanah dan ketika saat turun hujan deras, lantainya berubah jadi lumpur karena ketika yang empunya rumah saat berada diluar dan ingin masuk, kaki basah dan membasahi lantai yang terbuat dari tanah, sehingga lantai tersebut menjadi lumpur. Bahkan saat air hujan turun dengan deras, air tersebut masuk ke rumah.
“Ini sebenarnya tidak saya bayangkan jika saya mendapatkan bantuan pemlasteran ini. Saya mrngucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Bapak TNI yang begitu tulus ikhlas memberikan bantuan kepada saya,” kata Ponijan.
Sementara itu, Dan SSK, Kapten Inf. Herman mengatakan bahwa program tersebut merupakan program tambahan dari pelaksanaan TMMD 107 Kodim 1308/LB, sesuai dengan perintah Dansatgas untuk membangun Atap, lantai dan dinding (Aladin) milik warga yang rumahnya tidak layak huni. Hal ini ditujukan agar kehidupan mereka lebih layak, paling tidak seperti yang lainnya.
“Sebagai Dan SSK yang ditunjuk oleh Dansatgas tentunya saya melaksanakan perintah dari Dansatgas. Saya sendiri bahkan merasa salut dengan program serta pemikiran Dansatgas untuk mewujudkan impian warga di Desa Argakencana ini,” terangnya.
Terpisah, Dansatgas 1308/Luwuk Banggai, Letkol Inf. Fanny Pantouw saat dihubungi melalui masangernya, ia memberikan keterangan bahwa warga yang tidak mampu serta jauh dari kelayakan memang perlu dibantu agar bebannya dapat berkurang.
“Kita berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi warga desa yang memang harus di tolong. Terlebih lagi dalam program TMMD ini, karena dari tujuan TMMD sendiri sudah jelas untuk memeratakan pembangunan baik itu pembangunan secara fisik maupun non fisik,” terang Dansatgas.
Ia bahkan berharap, setelah selesai pembangunan ini nanti segala sesuatu yang dikerjakan oleh Satgas bersama dengan Polisi dan warga masyarakat ini dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya.(*)





