Polresta Palembang amankan 34 Begal

PALEMBANG .NEWSHANTER.COM,– Dalam kurun waktu seminggu terakhir, tepatnya sejak 9 Maret hingga 14 Maret 2015 Polresta Palembang berhasil mengamankan 34 pelaku kejahatan jalanan atau yang lebih familiar disebut “begal”.

Pelaku begal ini bervariasi, dalam istilah kepolisian lebih dikenal dengan Curat (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan) dan Curanmor (pencurian kendaraan motor)

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting mengatakan bahwa tangkapan tersebut berasal dari Polresta dan gabungan 12 Polsek yang tersebar di kota Palembang yakni polsek SU I, polsek SU I, polsek IT I, polsek IT II, Polsek Plaju, Polsek Kertapati, Polsek IB I, Polsek IB II, polsek gandus, polsek Kalidoni, polsek Sako, Polsek Sukarame dan polsek Kp3 boombaru.

“Semua ini hasil kinerja yang kami optimalkan dengan perbuatan yang tentunya juga kami maksimalkan antara jajaran Reskrim Polresta Palembang dan Jajaran Reskrim Polsek-polsek,” ungkap Ginting didampingi Kasat Reskrim Kompol Suryadi, saat rilis hasil tangkapan di Lapangan Polresta, Palemban, Selasa (17/3/2015).

Bapak berpangkat melati tiga ini juga mengatakan, dari hasil pengungkapan satuan reserse kriminal Polresta, polsek-polsek serta jajaran Intelkam ini didapatkan 34 tersangka dengan rincian 6 kasus pencurian dengan kekerasan dan 6 tersangka serta barang bukti berupa 3 unit kendaraan roda dua, 5 pisau dan 5 handphone.

Juga kasus pencurian dengan pemberatan ada 17 kasus dengan 20 tersangka serta barang bukti ada 5 unit Handphone, 6 unit Ban motor dan lain sebagainya.

“Sedangkan untuk kasus curanmor ada 7 dengan 8 tersangka dengan barang bukti 1 pisau, 7 unit kendaraan roda dua dan beberapa peralatan yang digunakn tersangka seperti kunci Letr T dan beberapa benda keras lainnya,” ungkap mantan Humas Polda Sumsel ini.

Kedepan, pihaknya akan kembali merilis hasil tangkapan pada minggu depan dengan harapan situasi kota Palembang semakin kondusif.

“Dari angka yang ada ini kalau dibandingkan dengan tahun lalu memang ada penurunan penangkapan sekitar 7 persen untuk rentan waktu yang sama yaitu pertengahan triwulan pertama ditahun lalu dan dditahun ini,” katanya.(sripo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *