KAYUAGUNG (OKI), newshanter.com – Sepintas terlihat Pintu Air Sungai Buntu beralih fungsi jadi tempat sampah membuat pemandangan itu menjadi tidak sedap. Dimana lokasi pintu air ini berada di perbatasan antara Kelurahan Sukadana dan Desa Arisan Buntal Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi Pemerintah Daerah (Pemkab) khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang OKI (DPUPR) harus mencari solusi untuk menanganinya.
Hal ini telah terjadi sejak pintu air sungai buntu dibangun sejak tahun 2020 lalu hingga kini sepertinya DPUPR OKI memilih untuk tidak sama sekali mencari solusinya agar lingkungan sekitar menjadi indah serta pintu air tersebut berfungsi sesuai dengan fungsinya yakni bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Diketahui bahwa pintu air seharusnya menjadi suatu alternatif untuk azas manfaat bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini berdasarkan fungsi kerja dari pintu air itu sendiri, Kamis (27/6/2024).
Ironisnya, ketika hal itu terjadi. Dimana pintu air sungai buntu beralih fungsi menjadi tempat sampah DPUPR OKI melalui Kepala Bidang Kabid Perairan H. Oktariansyah Pratama, ST sulit ditemui dan diduga sengaja menghindari wartawan yang akan melakukan konfirmasi. Dimana setiap ditanya pada petugas di kantor DPUPR selalu tidak berada ditempat yang mana menimbulkan pertanyaan bagi wartawan yang bertugas di Kabupaten OKI. Patut diduga sang kabid ini alergi wartawan atau memilih bungkam.
Rio salah seorang wartawan media oganpost.com yang hendak konfirmasi menjelaskan bahwa setiap di cari kekantor beliau tidak pernah ditempat dan via whatsapp pun tidak pernah digubris. Maka patut dipertanyakan kinerja dari pak kabid tersebut (H. Oktariansyah).
“Jika memang maunya diluar terus dan tidak sanggup lagi bekerja sebagi kabid lebih baik mundur saja dari jabatan dong”,cetusnya.
Kabid perairan DPUPR OKI H. Oktariansyah Pratama, ST ketika berita ini ditayangkan tidak merespon. Adapun upaya wartawan newshanter.com mencoba konfirmasi melalui Whatsapp dinomor 08139887XXXX) tidak merespon.
(Salim)





