Surabaya, newshunter.com- Persebaya United konfiden menjamu Sriwijaya FC, Minggu nanti (20/9). Mereka mengklaim kerja sama antarlini sudah semakin solid. Kesimpulan ini diambil setelah Evan Dimas dkk menjalani latihan sejak Senin lalu dan beruji coba lawan tim lokal Surabaya, Surabaya FC, di Lapangan Rungkut, Selasa (15/9). Dalam uji coba itu, tim berjuluk Bajul Ijo ini unggul 7-0.
“Kami selama ini latihan di lapangan kecil di Rungkut untuk melancarkan aliran bola dari kaki ke kaki. Sudah terlihat, kerja sama anak-anak sudah semakin solid. Kami melihatnya saat uji coba lawan tim lokal, Selasa lalu,” jelas pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Ibnu menjelaskan, mulai kemarin, timnya latihan di Gelora Bung Tomo (GBT). Latihan di GBT untuk membiasakan pemain dengan rumput stadion yang bakal dijadikan venue pertandingan babak delapan besar Piala Presiden menjamu Tim berjuluk Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC). Maklum, sejak Piala Presiden 2015, Evan Dimas dkk lebih akrab dengan lapangan stadion di luar Surabaya. Terlebih, babak penyisihan grup, Persebaya main di Bandung.
Latihan di GBT juga untuk menguji ketahanan fisik dan finishing touch anak asuhnya. Begitu juga dengan pola penyerangan yang akan dikembangkan. Agar misi mulus, Ibnu akan memberikan menu game di setiap latihan. Dengan latihan di lapangan normal, membuat pemain bisa bereksplorasi sebagaimana saat main di pertandingan sesungguhnya. Apalagi, pihaknya butuh ketajaman lini depan saat jamu Sriwijaya FC untuk forsir kemenangan.
“Saat sistem yang dipakai di delapan besar adalah home and away, ada kesempatan kedua tim untuk saling mengalahkan. Nah, kami sudah siap memenangkan partai home. Meski kami nanti akhirnya harus kalah di Palembang, agregat gol akan menjadi penentu lolos tidaknya kami ke semifinal. Karena itu, kami fokus menajamkan para striker karena kemenangan dengan banyak gol penting,” tandasnya.
sumber: sumeks.co.id
editor: Hensyi Fitriansyah





