Pemko Bukittinggi Bersama BI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

Pemko Bukittinggi Bersama BI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

Bukittinggi,News Hanter.Com-Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Bank Indonesia (BI) dan Perum Bulog Sumatera Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 24 hingga 25 September 2026, berlokasi di depan SMP Negeri 1 Bukittinggi. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Andy Setyo Biwado, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bank Indonesia yang bertujuan membantu menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendukung ketersediaan pasokan di tengah kondisi cuaca yang dapat memengaruhi produksi dan distribusi pangan.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk membantu pasokan pangan masyarakat. Selain itu, kami juga memperkenalkan dan mendorong digitalisasi penggunaan uang rupiah melalui QRIS,” ujar Andy.

Menurutnya, penggunaan QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi secara lebih cepat, praktis, efisien, murah, aman, dan andal.

Pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang telah disiapkan secara khusus. Di antaranya telur ukuran kecil seharga Rp48.000 per tray dan ukuran besar Rp50.000 per tray, sayuran Rp5.000 per plastik, kentang Rp13.000 per kilogram, beras Rp154.000 untuk kemasan 10 kilogram, serta minyak goreng Rp15.500 per liter.

Selain harga yang terjangkau, masyarakat yang membeli beras dan minyak goreng juga memperoleh bonus satu plastik cabai atau bawang, selama persediaan masih tersedia.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan pokok.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Bulog dalam menjaga ketersediaan pasokan serta mendukung stabilitas harga pangan di daerah.(A/M)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *