Bupati Inhil Lantik PAC dan Ranting Muslimat NU Sungai batang

 

INDRAGIRI HILIR. Newshanter.com Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus delapan Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) se-Kecamatan Sungai Batang secara resmi dilantik. Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan mengapresiasi antusiasme kaum ibu ‘Negeri Tengku Sulung’ tersebut.

Menurut Zulaikhah Wardan dihadapan puluhan pengurus dan Bupati HM Wardan yang hadir pada pelantikan itu, antusiasme dari kaum ibu adalah suatu hal yang sangat diperlukan. Sebab, kaum ibu memiliki peran vital dalam membina generasi muda penerus bangsa.

“Peran nyata yang dapat dilakukan kaum ibu terhadap generasi muda adalah upaya pembentukan karakter dan moral positif. Memberikan arahan dan mendidik sehingga generasi penerus kita tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif,” urai Zulaikhah di halaman Kantor Camat Sungai Batang, Senin (22/1/2018) siang.

Aktifitas negatif yang kerap dilakukan generasi muda saat ini, menurut Zulaikhah di antaranya penyalahgunaan narkoba, ngelem dan seks bebas yang dapat merusak mental juga moril para penerus bangsa.

“Tentunya, kita tidak menginginkan generasi muda kita terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba yang membuat kerusakan mental bahkan moril mereka. Di sinilah letak peran kaum ibu sebagai pendidik pertama dan utama mengantisipasi generasi muda, anak-anak kita dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Pada pelantikan tersebut, pengurus PAC dan Ranting organisasi sosial yang bergerak di bidang keagamaan ini, Ketua PAC dan Ketua Ranting Muslimat NU Kecamatan Sungai Batang juga menerima buku Pedoman Organisasi dan Administrasi Muslimat NU (POAM NU).

“Pelajari dan pahami buku pedoman tersebut. Lalu, rumuskan program kerja. Program kerja jangan yang muluk – muluk. Laksanakan pengajian rutin, itu saja sudah merupakan hal yang luar biasa jika dijalankan secara konsisten,” tukasnya.

Bukan organisasi baru

Sementara itu, Bupati HM Wardan dalam arahan kepada para pengurus PAC dan Ranting Kecamatan Sungai Batang mengatakan, Muslimat NU bukan merupakan organisasi baru. Muslimat NU sudah terbentuk dan aktif berkegiatan lebih dari 70 tahun.

“Muslimat NU bukan organisasi baru, sudah lama terbentuk dengan beranggotakan ratusan ribu orang. Sebagaimana diketahui, organisasi ini berkembang pesat di daerah Pulau Jawa,” kata HM Wardan.

Selain di Jawa, untuk wilayah Sumatera, Kabupaten Inhil menjadi salah satu pusat perkembangan Muslimat NU. Satu per satu pengurus di tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan mulai dibentuk sejak tahun 2017. “Perkembangan Muslimat NU ini sudah seusai dengan agama Islam yang dianut mayoritas masyarakat Inhil, yakni Ahlu Sunnah Wal Jama’ah atau Aswaja,” ulasnya. (diskominfo)

ADV/ Dedi – NHO

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *