”Mudah-mudahan Dengan TMMD, Jalur ke Curug Nangga Semakin Lancar”

”Mudah-mudahan Dengan TMMD, Jalur ke Curug Nangga Semakin Lancar”

BANYUMAS – Ini harapan Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Candra, S,E., M.I.Pol, dengan pelaksanaan TMMD Reguler ke -108, Kodim 0701/Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang secara resmi akan dibuka 30 Juni 2020 mendatang.

Dandim berharap Curug Nangga yang selama ini kurang diminati wisatawan karena akses jalan menuju ke lokasi sangat sulit, dengan adanya TMMD akan membuka jalan bagi para wisatawan dari luar daerah bisa masuk sampai lokasi.

”Mudah-mudahan dengan adanya TMMD dari jajaran kami, dimana salah satunya membangun jalan rabat beton bisa membuka jalan bagi para wisatawan dari luar daerah bisa masuk sampai lokasi Curug Nangga,” ungkap Dandim Letkol Inf. Candra, S,E, Senin (15/06/2020).

Diketahui, Banyumas Kota Satria ternyata memiliki satu destinasi yang sangat indah dan dapat memanjakan mata serta pikiran, yakni Curug Nangga. Sebuah curug atau air terjun yang memiliki pesona luar biasa di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Curug Nangga mulai dikenal secara umum pada tahun 2015 melalui media sosial, Curug Nangga menjadi sebuah lokasi objek wisata baru di Kabupaten Banyumas. Di mana unsur yang menarik untuk adalah adanya tujuh tingkat air terjun seperti tangga dengan ketinggian masing-masing air terjun bervariasi mulai 10-20 meter.

Air terjun ini memang unik. Sebab terdiri dari tujuh tingkat. Dari sana pula pemberian nama Curug Nangga berasal. Nangga diambil dari kata tangga, yang mencerminkan penampakan fisik air terjun tujuh tingkat yang dilihat dari jauh seperti tangga. Kemudian, warga menyebutnya dengan nangga, alasannya adalah demi kemudahan penyebutan nama.

Curug Nangga di Desa Petahunan Kabupaten Banyumas ini mempunyai ketinggian 1200 mpdl dengan letak geografis perbukitan berlatar belakang hutan dan persawahan.
Desa Petahunan sendiri, adalah Desa di kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Saat ini, masyarakat setempat terus mengembangkan potensi desanya. Baik pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, sampai pengelolaan pariwisata. (Ags)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *