KAYUAGUNG. Newshanter.com – Salah seorang yang mengaku mantan murid dari seorang guru bernama yanti (28) disalah satu sekolah swasta menghubunginya pada malam hari atau tepatnya (senin/ 18-6-2018) mengaku bernama iwan.
Murid bernama iwan tadi mengaku menemukan dompet di pelataran parkir motor di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan. Dalam dompet yang ditemukan berisikan uang sebesar empat juta delapan ratus ribu rupiah dan emas seberat sepuluh gram serta berisikan poto dan beberapa catatan resep obat.
“yuk masih ingat dak samo aq iwan murid ayuk dulu waktu sekolah, yuk boleh minta tolong dak. Ini yuk iwan nemukan dompet diparkir berisi duet 4.800.000,- dan emas sebanyak 10 gram lebih, tapi ado satpam yang merampasnya katanya iwan mencuri.”akui yanti sembari menirukan hasil percakapan bersama seorang yang bernama iwan menghubunginya melalui selularnya.
Tidak sampai disitu saja, sambung yanti, bahkan iwan tadi berusaha menghubunginya sebanyak 7 hingga 8 kali meminta bantuannya.
“yuk biso dak kirimi pulsa seratus ribu saja untuk satpam bernama jamal dan saya telah mengatakan jika dompet yang ditemukan tadi punya ayuk yanti, jika diisikan pulsa maka saya akan dilepas namun jika tidak maka saya akan di bawa kejalur hukum atas tuduhan telah mencuri,”jelasnya sembari meminta untuk menunggu suami pulang dan meminta bantuan biar mengecek apakah benar iwan adalah muridnya dulu dan mendatangi tempat kejadian di RSUD Kayuangung.
Dari kejadian tersebut akhirnya yanti yang merupakan warga Jalan Arahman Tauhid RT.01 RW.01 Kelurahan Kayuagung Asli Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI, menghubungi suaminya dan meminta pertolongan untuk mendatangi tempat kejadian dan menghubungi nomor iwan 082366928433. Alhasil orang yang dimaksud tidak ditemukan dan meyakini bahwa murni modus baru dalam melakukan aksi penipuan oleh orang-orang yang mencatut nama satpam RSUD Kayuang, Selasa (19/6/2018).
Salah satu satpam RSUD Kayuagung Candra Apriyanto mengatakan dengan kejadian tersebut tidak ada satpam bernama jamal yang di maksud oleh pelaku, dan meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya jika ada yang mengatasnamakan satpam RSUD Kayuagung untuk tindak kejahatan,”harapnya sembari menyayangkan kejadian yang mencatut nama pihak keamanan RSUD Kayuagung. (salim)





